Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 28 Okt 2024 08:26 WIB ·

Desa Diminta Optimalkan Penyusunan RAPBDes untuk Pembangunan Berkualitas


					Desa Diminta Optimalkan Penyusunan RAPBDes untuk Pembangunan Berkualitas Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Pemerintah desa di seluruh Indonesia kembali didorong untuk mengoptimalkan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) tahun 2025. Hal ini disampaikan dalam ruang cakap SDGs Desa episode 405, yang membahas langkah-langkah kritis dalam menyusun RAPBDes yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Dalam diskusi tersebut, para narasumber menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan partisipasi aktif masyarakat dalam proses penyusunan RAPBDes. “RAPBDes bukan hanya sekadar dokumen anggaran, tetapi juga merupakan refleksi dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat desa,” ujar Imanuddin, salah satu host dalam diskusi tersebut.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam diskusi meliputi:
  • Identifikasi Kebutuhan dan Prioritas: Desa harus mengidentifikasi secara cermat kebutuhan dan program prioritas yang sesuai dengan kondisi dan potensi desa.
  • Partisipasi Masyarakat: Penting melibatkan masyarakat desa dalam seluruh tahapan penyusunan RAPBDes, mulai dari perencanaan hingga pengesahan.
  • Integrasi Program: Program-program yang tertuang dalam RAPBDes harus terintegrasi dengan program pembangunan yang lebih luas, seperti pengurangan kemiskinan, peningkatan kesehatan, dan pendidikan.
  • Pengawasan dan Evaluasi: Mekanisme pengawasan dan evaluasi yang efektif perlu dibangun untuk memastikan penggunaan anggaran yang tepat sasaran dan akuntabel.
Tantangan dan Solusi

Salah satu tantangan dalam penyusunan RAPBDes adalah kurangnya partisipasi masyarakat dan keterbatasan sumber daya. Untuk mengatasi tantangan ini, perlu dilakukan berbagai upaya seperti sosialisasi yang intensif, pembentukan forum diskusi, dan peningkatan kapasitas perangkat desa.

“Partisipasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan desa. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, kita dapat memastikan bahwa program-program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” pungkas Imanuddin.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Strategi BUMDes dan Pemda Jaga Pangan Lokal dari Impor

24 Mei 2026 - 16:47 WIB

Indonesia di Persimpangan: Restorasi Kepercayaan Ekonomi Menembus Batas Desa

23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Masyarakat Adat Tolak Skema Hutan Desa Sorong Selatan

22 Mei 2026 - 15:00 WIB

Mini Soccer Kalibukbuk: Hiburan Sehat Pemicu Ekonomi Desa

18 Mei 2026 - 14:05 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 29: Menguatkan Ekonomi Kreatif

17 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 28: Musyawarah Desa Terbuka

14 Mei 2026 - 06:50 WIB

Trending di RAGAM