Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 11 Jun 2025 07:46 WIB ·

Gelap 8 Tahun: 12 Desa Halsel Menanti Cahaya Listrik


					Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, berupaya keras agar 12 desa di wilayah Gane segera menikmati aliran listrik yang telah lama dinanti. Perbesar

Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, berupaya keras agar 12 desa di wilayah Gane segera menikmati aliran listrik yang telah lama dinanti.

Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] – Selama delapan tahun, harapan akan penerangan listrik tak kunjung tiba bagi dua belas desa di wilayah Gane, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Ironisnya, jaringan dan infrastruktur listrik di desa-desa tersebut telah rampung dibangun sejak tahun 2017, bahkan sebagian besar warga sudah memasang meteran listrik di rumah mereka. Namun, mimpi untuk merasakan terang benderang tetap menjadi angan karena ketiadaan mesin pembangkit listrik.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan dan berdampak besar terhadap kualitas hidup serta aktivitas sehari-hari masyarakat. Tanpa listrik, akses terhadap informasi, pendidikan, dan berbagai layanan dasar menjadi sangat terbatas. Anak-anak kesulitan belajar di malam hari, usaha mikro kesulitan beroperasi, dan aktivitas sosial masyarakat pun terhambat. Mereka terpaksa bergantung pada penerangan seadanya, seperti lampu minyak atau lilin, yang tidak hanya kurang efektif tetapi juga berisiko.

Dua belas desa yang hingga kini belum teraliri listrik tersebut tersebar di tiga kecamatan, meliputi Gane Timur Selatan, Gane Barat Selatan, dan Kepulauan Joronga. Beberapa desa yang paling terdampak di Kecamatan Gane Timur Selatan, antara lain Desa Sawat, Desa Kuwo, Desa Ranga-Ranga, dan Desa Gane Luar.

Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, mengakui bahwa permasalahan listrik ini menjadi prioritas bagi pemerintah daerah. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan PT PLN (Persero) untuk mencari solusi terbaik. “Saat ini kami sedang membangun koordinasi dengan pihak PLN, namun belum ada kepastian mengenai tindak lanjutnya,” ujar Bassam pada Selasa, 10 Juni 2025. Bassam menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tidak memiliki kewenangan langsung dalam pengelolaan dan penyediaan kelistrikan. Kewenangan tersebut sepenuhnya berada di tangan PLN sebagai BUMN yang bertanggung jawab atas listrik negara.

Meskipun demikian, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak masyarakat atas akses listrik. “Kami tetap berupaya agar warga di wilayah Gane yang belum menikmati listrik bisa segera mendapatkan haknya dari PLN,” tegasnya. Bassam memahami betul betapa vitalnya listrik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ia berjanji akan terus mendesak PLN agar segera menemukan solusi dan merealisasikan pasokan listrik di dua belas desa tersebut.

Selain menunggu jawaban pasti dari PLN, Bassam juga menyatakan sedang mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan listrik warga di wilayah Gane. “Kami sementara mencari alternatif lain untuk menjawab kebutuhan warga di 12 desa yang ada di Gane,” tandasnya. Upaya ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam mencari solusi atas persoalan listrik yang telah berlarut-larut.

Masyarakat sangat berharap agar janji-janji ini dapat segera direalisasikan demi terang benderangnya masa depan mereka, sehingga kualitas hidup dan potensi ekonomi desa-desa tersebut dapat meningkat secara signifikan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Strategi BUMDes dan Pemda Jaga Pangan Lokal dari Impor

24 Mei 2026 - 16:47 WIB

Indonesia di Persimpangan: Restorasi Kepercayaan Ekonomi Menembus Batas Desa

23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Masyarakat Adat Tolak Skema Hutan Desa Sorong Selatan

22 Mei 2026 - 15:00 WIB

Mini Soccer Kalibukbuk: Hiburan Sehat Pemicu Ekonomi Desa

18 Mei 2026 - 14:05 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 29: Menguatkan Ekonomi Kreatif

17 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 28: Musyawarah Desa Terbuka

14 Mei 2026 - 06:50 WIB

Trending di RAGAM