Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

LINGKUNGAN · 26 Jan 2025 18:31 WIB ·

Warga Desa Kumbo Tolak Tambang Pasir Kuarsa, Ancam Demo


					<em>Tumpukan Pasir Kuarsa Di Lokasi Penambangan Di Desa Kumbo, Sedan, Rembang. (Image courtesy: RMOLJawaTengah</em> Perbesar

Tumpukan Pasir Kuarsa Di Lokasi Penambangan Di Desa Kumbo, Sedan, Rembang. (Image courtesy: RMOLJawaTengah

Rembang [DESA MERDEKA] – Polemik penambangan pasir kuarsa di Desa Kumbo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, semakin memanas. Warga setempat secara tegas menolak aktivitas penambangan yang dianggap merusak lingkungan dan mengancam sumber air.

Meskipun belum mengantongi izin resmi, aktivitas penambangan terus berlanjut. Warga khawatir dampak jangka panjang dari kegiatan ini, terutama terhadap lingkungan sekitar. Lokasi tambang yang berada di dekat permukiman penduduk semakin memperparah kekhawatiran mereka.

“Kami sudah menyampaikan penolakan secara tertulis, tapi pihak tambang tetap beroperasi,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. “Kami merasa dibohongi karena pihak desa berdalih bahwa jalan yang dibangun adalah untuk pertanian, padahal jelas-jelas digunakan untuk aktivitas tambang.”

Warga juga mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menangani masalah ini. Meskipun dinas terkait telah melakukan pengecekan ke lokasi, namun aktivitas tambang masih terus berjalan.

“Kami bingung harus mengadu ke mana lagi. Kalau terus seperti ini, kami akan melakukan aksi demonstrasi,” tegas warga tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Kumbo, Jami’an Ahmad, mengaku bahwa izin penambangan masih dalam proses. Ia juga membantah tudingan bahwa truk tambang akan melintasi permukiman warga.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada warga dan berusaha mencari solusi terbaik,” ujar Jami’an.

Namun, penjelasan dari pihak desa belum memuaskan warga. Mereka tetap mendesak agar aktivitas penambangan dihentikan sementara hingga semua izin lengkap dan dampak lingkungannya dapat dipastikan aman.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bulungan Gencarkan Pembangunan Hijau, 4 Desa Pesisir Dilatih

4 Desember 2025 - 16:26 WIB

Banjir Aceh Utara ‘Bergulung Seperti Tsunami’, Desa Porak-poranda

4 Desember 2025 - 15:44 WIB

ProKlim KLH Beri Apresiasi Ratusan Desa Aksi Iklim

1 Desember 2025 - 18:25 WIB

BWS Sumatera I Bersihkan Lumpur Buka Akses Pidie Jaya

1 Desember 2025 - 15:51 WIB

Banjir Genangi Polman: Ratusan Rumah Terdampak di Dua Desa

1 Desember 2025 - 15:24 WIB

Longsor Agam Isolir Nagari, Ratusan Warga Kampung Tabu Kelaparan

30 November 2025 - 00:28 WIB

Trending di LINGKUNGAN