Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 26 Jan 2025 18:31 WIB ·

Warga Desa Kumbo Tolak Tambang Pasir Kuarsa, Ancam Demo


					<em>Tumpukan Pasir Kuarsa Di Lokasi Penambangan Di Desa Kumbo, Sedan, Rembang. (Image courtesy: RMOLJawaTengah</em> Perbesar

Tumpukan Pasir Kuarsa Di Lokasi Penambangan Di Desa Kumbo, Sedan, Rembang. (Image courtesy: RMOLJawaTengah

Rembang [DESA MERDEKA] – Polemik penambangan pasir kuarsa di Desa Kumbo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, semakin memanas. Warga setempat secara tegas menolak aktivitas penambangan yang dianggap merusak lingkungan dan mengancam sumber air.

Meskipun belum mengantongi izin resmi, aktivitas penambangan terus berlanjut. Warga khawatir dampak jangka panjang dari kegiatan ini, terutama terhadap lingkungan sekitar. Lokasi tambang yang berada di dekat permukiman penduduk semakin memperparah kekhawatiran mereka.

“Kami sudah menyampaikan penolakan secara tertulis, tapi pihak tambang tetap beroperasi,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. “Kami merasa dibohongi karena pihak desa berdalih bahwa jalan yang dibangun adalah untuk pertanian, padahal jelas-jelas digunakan untuk aktivitas tambang.”

Warga juga mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menangani masalah ini. Meskipun dinas terkait telah melakukan pengecekan ke lokasi, namun aktivitas tambang masih terus berjalan.

“Kami bingung harus mengadu ke mana lagi. Kalau terus seperti ini, kami akan melakukan aksi demonstrasi,” tegas warga tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Kumbo, Jami’an Ahmad, mengaku bahwa izin penambangan masih dalam proses. Ia juga membantah tudingan bahwa truk tambang akan melintasi permukiman warga.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada warga dan berusaha mencari solusi terbaik,” ujar Jami’an.

Namun, penjelasan dari pihak desa belum memuaskan warga. Mereka tetap mendesak agar aktivitas penambangan dihentikan sementara hingga semua izin lengkap dan dampak lingkungannya dapat dipastikan aman.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 111 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Kolaborasi Anambas Foundation Ubah Wajah Lingkungan Kuala Maras

8 Juni 2026 - 13:19 WIB

Ancaman Agraria dan Bencana Ekologis Desa di Banjarnegara

26 Mei 2026 - 13:07 WIB

Bantuan Mobil Sampah Pangkas Transit Limbah Tarempa Barat

22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Trending di LINGKUNGAN