Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 21 Apr 2026 18:24 WIB ·

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data


					Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data Perbesar

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESAMERDEKA] – Program GEMETAR GEMERLAP Selayar menjadi tumpuan baru harapan petani di Kecamatan Pasimarannu. Di tengah keterbatasan dan jarak yang tak selalu ramah, Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, menegaskan bahwa perubahan tidak akan lahir dari bantuan semata, melainkan dari keseriusan desa dalam menyiapkan data dan lahan secara nyata.

Di dalam aula sederhana itu, puluhan warga dan aparat desa duduk tenang, menyimak dengan saksama—seolah memahami bahwa arah kebijakan hari itu akan menentukan musim panen mereka ke depan.

Program GEMETAR GEMERLAP Selayar Dorong Ekonomi Petani

Dalam skema Program GEMETAR GEMERLAP Selayar, Bupati meluruskan bahwa Gerakan Menanam Lima Juta Kelapa (GEMERLAP) saat ini masih tertahan pada tahap administratif. Pemerintah daerah menunggu kejujuran dan kecepatan pemerintah desa dalam menyusun data CPCL—Calon Petani dan Calon Lahan. Tanpa data yang valid, bantuan bibit kelapa dari pusat tidak akan dapat direalisasikan di Selayar.

Jagung: Mesin Cepat Program GEMETAR GEMERLAP Selayar

Berbeda dengan kelapa yang membutuhkan waktu panjang, Gerakan Menanam Batara atau Jagung (GEMETAR) dipastikan bergerak lebih cepat. Pemerintah daerah tidak menunggu intervensi pusat, melainkan langsung menyiapkan bibit gratis bagi petani. Jagung diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi jangka pendek yang realistis bagi masyarakat desa.

“Dengan harga Rp6.400 untuk kadar air tertentu, satu hektare bisa menghasilkan Rp55 juta hingga Rp64 juta,” ungkap Bupati Natsir. Angka ini bukan sekadar hitungan, melainkan peluang nyata untuk meningkatkan pendapatan petani di Pasimarannu yang selama ini dihadapkan pada fluktuasi harga komoditas.

Menembus Isolasi di Lambego

Visi pembangunan juga diarahkan ke Lambego, wilayah dengan potensi kesuburan tinggi namun masih terhambat keterisolasian. Potensi ekonomi yang besar belum dapat dimaksimalkan karena keterbatasan akses.

“Bagaimana kita membawa alat berat kalau tidak ada pelabuhannya? Makanya tahun ini kita dorong pembangunan pelabuhan atau dermaga,” tegas bupati. Infrastruktur tersebut menjadi kunci untuk membuka akses logistik sekaligus mempercepat pengembangan kawasan pertanian di wilayah terpencil tersebut.

Bola Ada di Tangan Desa

Pada akhirnya, GEMETAR dan GEMERLAP menjadi ujian nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah daerah telah menyiapkan bibit serta mendorong pembangunan infrastruktur, namun keberhasilannya tetap bergantung pada kesiapan desa dalam menghadirkan data yang akurat.

Keberhasilan program ini tidak ditentukan di ruang birokrasi semata, melainkan di lapangan—di lahan garapan dan di meja kerja perangkat desa. Partisipasi aktif masyarakat dalam penyusunan data CPCL menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Di Pasimarannu, harapan itu tidak lagi sekadar wacana. Jagung akan lebih dulu menjawab kebutuhan hari ini, sementara kelapa menunggu kesungguhan hari esok—dan semuanya bermula dari satu hal sederhana: data yang benar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 392 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di RAGAM