Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 15 Agu 2026 16:58 WIB ·

Kisah Warga Pasimarannu: Evakuasi Mandiri Cepat dari Gempa


					Kisah Warga Pasimarannu: Evakuasi Mandiri Cepat dari Gempa Perbesar

Kepulauan Selayar [DESA MERDEKA] Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, jam baru menunjukkan pukul 05.58 WITA ketika bumi di Kecamatan Pasimarannu, Kepulauan Selayar, bergoyang hebat. Gempa bermagnitudo 7,7 yang berpusat di timur laut Mbay, Nagekeo, NTT, merambat cepat memutus kesunyian pulau terluar ini. Namun, di balik kepanikan yang sempat pecah, sebuah aksi penyelamatan mandiri yang luar biasa tangguh langsung berjalan secara otomatis.

Bagi ribuan warga pesisir Pasimarannu, guncangan besar bukan lagi hal baru. Luka dari tragedi gempa besar Desember 2021 silam memang menyisakan trauma mendalam. Menariknya, trauma ini tidak membuat mereka lumpuh oleh ketakutan. Trauma itu justru telah bermutasi menjadi modal resiliensi—sebuah pengetahuan komunal tentang cara bertahan hidup.

Tanpa perlu menunggu komando atau teriakan pengeras suara, ribuan warga bergerak dalam satu ritme yang teratur. Mereka langsung mengevakuasi diri secara mandiri menuju titik kumpul di perbukitan tinggi yang aman.

Ketangguhan warga teruji saat alam di bawah mereka mulai bertingkah ganjil. Air laut di Pelabuhan Bonerate mendadak surut ekstrem lalu melimpas masuk hingga sejauh 40 meter ke daratan. Dorongan air bergoyang kuat merusak tatanan dermaga. Kapal-kapal nelayan terhempas dari jangkarnya, saling berbenturan, dan beberapa perahu kecil bahkan terseret naik hingga bertengger di halaman belakang rumah warga. Sementara kapal besar lainnya kandas di atas batuan karang yang mendadak kering.

Di tengah situasi pelabuhan yang porak-poranda, warga di atas bukit justru memperlihatkan ketenangan yang solid. Koordinasi Camat Pasimarannu, Andi Ali Akbar, yang terhubung langsung via telepon seluler dengan Bupati Selayar, Muhammad Natsir Ali, mampu mengajak warga bahu-bahu menjaga situasi agar tetap kondusif. Tidak ada ruang bagi hoaks atau kepanikan massal yang tidak perlu.

Warga dengan patuh membiarkan rumah mereka kosong demi keselamatan, memercayakan keamanan aset mereka pada patroli aparat TNI-Polri yang menyisir lorong-lorong kampung. Mereka membuktikan bahwa kesiapan mental mengalahkan kepasrahan pada nasib.

Menjelang siang, ketangguhan itu berbuah manis.

Berdasarkan hasil pantauan bersama BPBD, TNI, dan Polri, tidak ada kerusakan struktural yang parah pada rumah warga, dan air laut pun mulai kembali tenang.

Pada pukul 10.28 WITA, Camat Pasimarannu resmi mengeluarkan imbauan baru.

“Diharapkan kepada seluruh warga yang sedang berada di lokasi evakuasi agar dapat kembali ke rumah masing-masing, namun tetap waspada,” himbau Andi Ali Akbar.

Namun demikian, trauma 2021 masih menyisakan kekuatan nya. Masyarakat masih memilih tinggal bertahan di tempat evakuasi.

Sebagai penyintas yang tangguh, warga Pasimaranu telah memilih untuk menjadi komunitas masyarakat yang paling siap dan responsif terhadap bencana.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Menanti Angka di Balik Tepuk Tangan: Menguliti Retorika Kolaborasi Kementerian Desa

21 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Trending di RAGAM