Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 27 Agu 2026 13:45 WIB ·

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi


					DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi Perbesar

Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah [DESA MERDEKA] – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Banggai bersama Tim OSP LAUTRA Sulawesi Tengah mematangkan persiapan Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi Program Lautan Sejahtera Indonesia (LAUTRA) yang akan dimulai pada Jumat, 28 Agustus 2026. Langkah strategis ini diambil melalui rapat koordinasi intensif di kantor DKP Banggai, Luwuk, Rabu (26/8), guna memastikan kesiapan administratif sekaligus memetakan karakteristik geografis wilayah pesisir sasaran.

Rapat koordinasi yang difasilitasi oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Banggai, Fahriny Unus, S.Pi., MP, ini melahirkan kesepakatan jadwal musyawarah bertahap di empat wilayah pesisir yang memiliki dua karakteristik geografis berbeda. Agenda akan diawali di wilayah urban pesisir selatan, yaitu Kelurahan Maahas (28 Agustus) dan Kelurahan Jole (31 Agustus) di Kecamatan Luwuk Selatan yang berhadapan langsung dengan perairan Teluk Tomini. Selanjutnya, tim akan bergeser ke wilayah semenanjung timur, meliputi Desa Kapangar (29 Agustus) dan Desa Pulau Dua (30 Agustus) di Kecamatan Balantak Utara yang berada di area paling ujung (ujung timur) pulau Sulawesi dan berbatasan langsung dengan Laut Maluku serta Selat Peleng.

Fahriny menegaskan bahwa perbedaan geografis ini menuntut pendekatan program Ekonomi Biru yang berbeda pula dari pemerintah pusat agar bersinergi tepat dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Wilayah Luwuk Selatan yang dekat dengan pusat kota memiliki keunggulan akses pasar logistik, namun rentan isu ruang pantai. Sementara wilayah Balantak Utara memiliki potensi ekowisata bahari dan sumber daya perikanan pelagis yang sangat tinggi namun terkendala jarak geografis yang terpencil dari pusat ibu kota kabupaten.

“Kita tidak ingin ini sekadar sosialisasi formalitas. Letak geografis Banggai yang dikelilingi garis pantai panjang dan pulau-pulau kecil mengharuskan tim pendamping desa mampu mengawal masyarakat memetakan rantai nilai (value chain) perikanan lokal secara spesifik, mulai dari alat tangkap, pengolahan pascapanen, hingga kepastian jalur distribusinya keluar wilayah,” ujar Fahriny usai memimpin rapat koordinasi di Luwuk, Rabu (26/8).

Sementara itu, Tim OSP LAUTRA Sulteng memaparkan bahwa posisi geografis Desa Kapangar dan kawasan Pulau Dua di Balantak Utara yang merupakan daerah penyangga kawasan konservasi laut regional, menjadikannya prioritas utama dalam perlindungan habitat terumbu karang.

Lewat Musdes Sosialisasi partisipatif besok, program LAUTRA ditargetkan dapat menjembatani keterbatasan akses logistik nelayan Balantak Utara sekaligus mengoptimalkan potensi komoditas perikanan bernilai tinggi di Teluk Tomini, sehingga pembangunan fasilitas pendukung di kuartal akhir tahun 2026 ini berjalan tepat sasaran.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ikatan Batin Tak Pernah Putus, Perantau Solok Saiyo Sakato ( S3 )Turun Langsung Bantu Korban Galodo Solok

6 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Trending di RAGAM