Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 22 Apr 2026 10:54 WIB ·

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga


					Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga Perbesar

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESAMERDEKA] – Pembangunan infrastruktur desa kepulauan menjadi perhatian saat Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, mengunjungi Pulau Kalaotoa, Selasa (21/4/2026). Aroma laut dan tabuhan musik tradisional manca paddang menyambut kehadirannya. Namun, di balik kemeriahan adat tersebut, tersimpan gurat kecemasan warga desa tentang jalanan yang telah lama membahayakan keselamatan warga dan malam-malam yang masih temaram tanpa listrik memadai.

Dalam dialog yang emosional namun penuh harapan, warga menumpahkan kepedihan mereka atas kondisi jalan Kawau–Latokdok yang memprihatinkan. Infrastruktur yang rusak berat ini bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan soal keselamatan nyawa para penduduk pulau yang setiap hari mempertaruhkan diri saat melintas.

pembangunan infrastruktur desa kepulauan dialog bupati selayar di kalaotoa
Suasana dialog antara Bupati Kepulauan Selayar dan masyarakat Pulau Kalaotoa dalam membahas infrastruktur dan kebutuhan dasar.

Jalan Panjang Menuju Perbaikan

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Natsir Ali menjelaskan sebuah kenyataan pahit. Anggaran perbaikan jalan sebenarnya telah dialokasikan untuk tahun 2025, namun harus terhenti akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pusat. Sebuah kabar yang menyesakkan, namun sang Bupati tidak membiarkan asa warga mati.

“Kita akan anggarkan kembali di tahun 2027. Ini memang kebutuhan mendesak masyarakat,” tegasnya. Sembari menunggu anggaran daerah kembali pulih, pemerintah kabupaten terus mengetuk pintu Kementerian PU agar pusat turut melihat urgensi jalan di pelosok Pasilambena ini.

Sumur Bor dan Embung: Kabar Baik Tahun Ini

Jika jalan harus menunggu, air bersih justru membawa angin segar. Tahun ini, pembangunan sumur bor dan embung dipastikan akan dikerjakan untuk mengakhiri kesulitan air di wilayah kepulauan. “InsyaAllah tahun ini air bersih kita siapkan,” ujar Bupati, disambut lega oleh masyarakat.

Harapan baru juga tumbuh dari sektor pertanian. Program “Gemetar” (Gerakan Menanam Batara) telah menunjukkan bukti nyata melalui panen jagung yang memuaskan di wilayah ini. Camat Pasilambena menyampaikan bahwa kehadiran Bupati di wilayahnya menjadi harapan besar bagi masyarakat, khususnya dalam menjawab persoalan infrastruktur jalan dan keterbatasan listrik yang selama ini menjadi keluhan utama.

Upaya ini menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur desa kepulauan yang merata di wilayah terpencil.

Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bahwa di pulau terjauh sekalipun, suara warga desa adalah kompas utama pembangunan bagi pemerintah daerah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 228 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di RAGAM