Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

LINGKUNGAN · 17 Apr 2026 10:29 WIB ·

Jumat Bersih Bantarjaya: Melawan Ego Pembuang Sampah “Sambil Lewat”


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Bantarjaya, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Perang terhadap tumpukan sampah liar di Jalan Kebun Tebu kembali dikobarkan oleh Pemerintah Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran. Pada Jumat (17/4/2026), puluhan warga bersama perangkat desa turun langsung menggelar aksi Jumat Bersih (Jumsih). Langkah ini merupakan respons atas perilaku oknum masyarakat yang kerap menjadikan bahu jalan sebagai tempat pembuangan sampah ilegal.

Penumpukan sampah di lokasi tersebut sudah lama dikeluhkan karena mengganggu akses dan kenyamanan. Mirisnya, tumpukan plastik sering muncul kembali tepat setelah dibersihkan. Fenomena “lempar sampah sambil lewat” saat subuh atau magrib oleh pengendara motor menjadi tantangan berat bagi kebersihan lingkungan desa.

Gotong Royong Melawan “Penyakit” Sosial
Dipimpin oleh Sekretaris Desa H. Ayi Juardi, aksi bersih-bersih ini melibatkan antusiasme tinggi dari warga Dusun 1, 2, dan 3. Partisipasi warga kali ini tercatat meningkat dibandingkan kegiatan sebelumnya. Ibu Siti (45), seorang pemilik warung di lokasi, mengakui bahwa Jumsih memberikan napas lega bagi lingkungan usahanya yang selama ini terganggu pemandangan sampah.

Pemerintah Desa menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak menjamin kesadaran lingkungan. Realitanya, banyak pelaku pembuangan sampah justru mereka yang terlihat berpakaian rapi saat berangkat kerja. Oleh karena itu, Jumsih bukan sekadar memindahkan sampah, melainkan upaya memperkuat budaya gotong royong untuk mengawasi area Jalan Kebun Tebu dari ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Harapan Pengelolaan Sampah yang Optimal
Meski aksi Jumsih dilakukan secara rutin atas arahan Kepala Desa Abu Jihad Ubaidilah, warga berharap adanya solusi pengangkutan sampah yang lebih terjadwal agar tumpukan tidak kembali menggunung. Kesadaran masyarakat adalah kunci utama agar Jalan Kebun Tebu tetap menjadi jalur transportasi yang asri, bukan justru menjadi “monumen” ketidaktertiban publik di perbatasan desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Benteng Hijau Ketapang: Sinergi Relawan Jaga Pesisir Pangkalpinang

4 April 2026 - 18:57 WIB

Papan Larangan Sampah di Desa Sekip Cuma Pajangan

24 Maret 2026 - 15:16 WIB

CCTV Pangkalpinang: ‘Mata Mata’ Elektronik Pemburu Pembuang Sampah Liar

17 Maret 2026 - 13:39 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah Melalui Aturan Baru Sumbar

15 Maret 2026 - 10:57 WIB

Sampah Pesisir Selatan: Dari Beban Lingkungan Jadi Cuan

13 Maret 2026 - 20:42 WIB

Pawang Cuaca Teknologi Siap Jinakkan Banjir Empat Bulan Lamongan

11 Maret 2026 - 22:11 WIB

Trending di LINGKUNGAN