Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 10 Jul 2023 20:46 WIB ·

Malang Selatan Berduka: Banjir dan Longsor Terjang Enam Desa


					Malang Selatan Berduka: Banjir dan Longsor Terjang Enam Desa Perbesar

Malang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Hujan deras yang mengguyur wilayah Malang Selatan dalam beberapa hari terakhir memicu bencana ganda berupa banjir bandang dan tanah longsor di enam desa. Desa Sitiarjo dan Desa Sidoasri menjadi wilayah terdampak paling parah, di mana rumah warga rusak hingga belasan ternak terkubur hidup-hidup akibat pergeseran tanah.

Di Desa Sitiarjo, banjir bandang setinggi satu meter merendam Dusun Krajan, Pandanrejo, dan Sumberejo. Sementara itu, duka mendalam menyelimuti Desa Sidoasri setelah tanah longsor menghantam rumah dan kandang milik Bapak Tatak Adi Wasono di Dusun Tambakasri Kulon, yang mengakibatkan 11 ekor kambing miliknya mati tertimbun tanah.

Lumpuh di Tiga Dusun Sitiarjo
Tingginya intensitas hujan membuat air sungai meluap dengan cepat ke pemukiman warga Sitiarjo. Akses jalan dan aktivitas harian di tiga dusun utama lumpuh total saat genangan air memasuki rumah-rumah penduduk. Meski air cukup tinggi, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa dari warga desa setempat.

Selain Sitiarjo dan Sidoasri, empat desa lainnya yakni Sumberagung, Tambakasri, Tambakrejo, dan Kedungbanteng juga dilaporkan mengalami dampak serupa. Tim SAR beserta relawan kini tengah berfokus melakukan evakuasi dan mendata kerusakan infrastruktur desa yang terputus akibat terjangan air dan material longsor.

Solidaritas TAGANA dan Mitigasi Desa
Merespons bencana ini, KSB TAGANA Malang Selatan bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik darurat. Bantuan berupa kasur lipat, selimut, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan dapur mulai didistribusikan untuk meringankan beban warga yang mengungsi.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu para korban,” ujar Fatkhur Rozi, Koordinator KSB TAGANA Malang Selatan. Kejadian ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah dan perangkat desa untuk memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan warga, terutama yang bermukim di zona rawan longsor dan bantaran sungai selama musim penghujan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN