Kupang, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] – Jalur selatan Pulau Timor kini tengah berubah menjadi ancaman nyata bagi para pelintas. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Benny Chandradinata, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT untuk segera memprioritaskan perbaikan titik patahan di ruas jalan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), sebelum jatuh lebih banyak korban.
Kondisi jalur strategis di Desa Oetuke, Kecamatan Kolbano ini dilaporkan mengalami kerusakan struktur yang sangat serius. Dua titik patahan besar membuat permukaan jalan tidak stabil dan sangat berisiko memicu kecelakaan maut bagi kendaraan yang melintas, terutama di malam hari.
“Ruas jalan ini harus segera diperbaiki. Sudah berulang kali terjadi kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut, bahkan baru saja terjadi kecelakaan kemarin (Senin, 26/1),” tegas Benny saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (27/1/2026).
Akses Vital yang Terabaikan
Jalan Kolbano bukanlah sekadar akses penghubung biasa. Jalur ini merupakan satu-satunya nadi transportasi di selatan Pulau Timor yang menawarkan waktu tempuh lebih singkat menuju Kota Kupang. Namun, efisiensi waktu ini kini harus dibayar mahal oleh masyarakat dengan risiko keselamatan jiwa akibat pembiaran kerusakan infrastruktur.
Benny menilai, lambatnya penanganan terhadap patahan jalan ini menunjukkan kurangnya kepekaan otoritas terkait terhadap keselamatan publik. Ia menekankan bahwa mobilitas ekonomi warga selatan Pulau Timor bisa lumpuh jika jalur vital ini terputus atau semakin rusak parah.
Infrastruktur Harus Tuntas, Bukan Setengah-setengah
Politisi tersebut memastikan akan membawa isu “darurat jalan Kolbano” ini ke forum resmi DPRD NTT. Ia menuntut Dinas PUPR NTT untuk tidak menghentikan pekerjaan dan memastikan penganggaran perbaikan dilakukan secara berkelanjutan hingga tuntas.
“Pekerjaan perbaikannya tidak boleh terhenti. Ini menyangkut hak masyarakat atas rasa aman saat berkendara. Pemerintah harus hadir memberikan kepastian melalui penganggaran yang serius,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat diimbau untuk ekstra waspada saat melintasi Desa Oetuke demi menghindari insiden yang tidak diinginkan di titik-titik patahan jalan tersebut.

Desa Membangun Negeri

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.