Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Kawasan perdesaan dan nagari di Sumatera Barat kini menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba. Melalui penguatan ketahanan keluarga dan pengaktifan kelembagaan lokal, desa dinilai memiliki daya tangkal sosial yang paling efektif untuk memutus rantai peredaran barang haram tersebut.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, menegaskan bahwa benteng pertahanan terbaik melawan narkoba harus dimulai dari unit terkini masyarakat, yaitu keluarga dan lingkungan perdesaan. Pola pengawasan berbasis komunitas dan kearifan lokal menjadi kunci utama yang tidak bisa digantikan oleh aparat hukum semata.
“Pencegahan yang paling organik dan efektif itu tumbuh dari bawah, dari lingkungan nagari dan desa. Di sinilah fungsi ketahanan keluarga, pendidikan karakter, dan integrasi nilai-nilai keagamaan harus dioptimalkan untuk melindungi pemuda kita,” ujar Arry di kawasan Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi.
Mengoptimalkan Struktur Sosial Desa
Di wilayah perdesaan Sumatera Barat, kolaborasi ini erat kaitannya dengan optimalisasi peran tokoh adat, alim ulama, dan cerdik pandai (Tungku Tigo Sajarangan). Hubungan kekerabatan yang kuat di tingkat desa memberikan keuntungan sosiologis dalam mendeteksi dan mengantisipasi perilaku menyimpang pada remaja secara dini.
Pemprov Sumbar secara penuh mendorong pemerintah desa dan nagari untuk proaktif menciptakan lingkungan yang aman dan produktif. Salah satu strategi nyatanya adalah mengintegrasikan program pencegahan narkoba ke dalam aktivitas komunal desa, seperti gerakan berbasis rumah ibadah dan aksi moral komunitas.
Sinergi yang solid antara struktur pemerintahan desa, tokoh masyarakat, dan pemuda dinilai menjadi investasi sosial terbesar bagi masa depan daerah. Kesadaran kolektif yang dibangun dari tingkat tapak ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem perdesaan yang bersih, sehat, dan berkarakter di seluruh penjuru Sumatera Barat

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.