Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 23 Jun 2026 09:51 WIB ·

Benteng Adat Minangkabau: Desa Bersatu Lawan Ancaman Narkoba


					Benteng Adat Minangkabau: Desa Bersatu Lawan Ancaman Narkoba Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pedesaan dan nagari di Sumatera Barat kini bergerak serentak memperkuat benteng pertahanan moral masyarakat. Melalui Gerakan Subuh Berjamaah dan Aksi Sumbar Bebas Narkoba, masyarakat adat membuktikan bahwa kekuatan akar rumput adalah kunci utama dalam menjaga generasi muda dari ancaman eksternal.

Kegiatan yang berpusat di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar bersama elemen kepolisian dan pemerintah daerah pada Minggu (21/6/2026). Gerakan ini menegaskan kembali peran nagari sebagai pusat kendali sosial yang efektif di ranah Minang.

Menghidupkan Falsafah Kunci di Nagari
Ketahanan sosial pedesaan Minangkabau bersumber dari kepedulian para pemangku adat di tingkat lokal. Kehadiran aktif para ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan pemuda nagari dalam aksi ini memperlihatkan bahwa desa tidak tinggal diam menghadapi tantangan zaman.

Prinsip hidup Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) bukan sekadar semboyan, melainkan aturan hukum sosial yang hidup di tengah pedesaan. Melalui penguatan nilai agama dan adat dari rumah ke rumah di wilayah nagari, ruang gerak peredaran narkoba dapat dipersempit secara signifikan.

Aksi Nyata dari Masjid hingga Jalanan
Usai ibadah subuh, antusiasme masyarakat pedesaan berlanjut dalam aksi damai berjalan kaki menuju Markas Kepolisian Daerah Sumbar. Aksi ini menjadi simbol bahwa masyarakat desa siap berdiri di garda terdepan mendukung penegakan hukum demi keselamatan anak kemenakan mereka.

Rangkaian acara diakhiri dengan penandatanganan spanduk komitmen bersama. Melalui momentum ini, seluruh nagari di Sumatera Barat diharapkan mampu mandiri secara sosial, menolak segala bentuk maksiat, serta tumbuh menjadi kawasan yang madani, unggul, dan berkarakter.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Memperkuat Nagari dan Desa, Benteng Utama Tangkal Narkoba

21 Juni 2026 - 17:44 WIB

Surplus, DPRD Sumbar Apresiasi Pemprov Kelola Anggaran APBD Tahun 2025

20 Juni 2026 - 13:32 WIB

DPRD Sumbar Kebut Perubahan Aturan Pajak Daerah, Kinerja APBD 2025 Dinilai Menggembirakan

19 Juni 2026 - 09:22 WIB

Penguatan BPBD: Perisai Baru Ketangguhan Nagari di Sumbar

18 Juni 2026 - 18:05 WIB

Data Akurat, Kunci Sukses Pembangunan Desa di TTU

18 Juni 2026 - 03:29 WIB

Jual Beli Jabatan: Skandal Puskesmas Guncang Birokrasi Simalungun

17 Juni 2026 - 17:04 WIB

Trending di PEMDA