Serang, Banten [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Banten melakukan pergeseran radikal dalam kebijakan belanja daerah. Fokus anggaran kini dialihkan dari kegiatan seremonial yang bersifat administratif menuju pembangunan infrastruktur dasar melalui program unggulan bertajuk “Bangun Jalan Desa Sejahtera” atau yang akrab disebut “Bang Andra”.
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa langkah ini diambil karena keterbatasan Dana Desa yang tidak sanggup menanggung beban pembangunan fisik secara mandiri di 1.200 lebih desa se-Banten. Poros desa kini menjadi prioritas utama guna memastikan aksesibilitas warga menuju pusat aktivitas ekonomi tidak lagi terhambat oleh infrastruktur yang rusak.
Lebih dari Sekadar Proyek Fisik
Sudut pandang menarik dari program ini adalah filosofinya: jalan desa bukan sekadar hamparan aspal, melainkan instrumen penekan kesenjangan wilayah. Andra Soni menilai, keterhubungan desa dengan pusat pertumbuhan adalah syarat mutlak jika ingin memutar roda ekonomi dari tingkat paling bawah.
“Fokus kita adalah membangun poros desa. Dana desa tentu tidak mencukupi untuk kebutuhan infrastruktur yang begitu besar, itulah mengapa pemerintah provinsi hadir melalui program Bang Andra ini,” jelas Andra Soni.
Target Ekspansi dan Lipat Ganda Anggaran
Pada fase awal, komitmen ini telah direalisasikan melalui pembangunan 61 ruas jalan desa dan satu jembatan strategis. Melihat dampak positif yang mulai terasa, Pemerintah Provinsi Banten berencana melipatgandakan anggaran pada tahun ini agar jangkauan manfaatnya semakin luas.
Langkah strategis ini juga didesain untuk bersinergi dengan program pembangunan di tingkat kabupaten. Harapannya, integrasi jalan desa dan jalan kabupaten akan membentuk jaringan transportasi yang solid untuk mengangkut potensi ekonomi lokal menuju pasar yang lebih luas.
“Insyaallah tahun ini anggaran kita lipat gandakan. Kita ingin tahun-tahun ke depan jalan desa mampu menyambungkan seluruh potensi ekonomi yang ada di sekitar desa,” pungkasnya.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.