Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 5 Feb 2026 02:28 WIB ·

Program Bang Andra: ‘Urat Nadi’ Baru Ekonomi Desa Banten


					Gubernur Banten, Andra Soni Perbesar

Gubernur Banten, Andra Soni

Serang, Banten [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Banten melakukan pergeseran radikal dalam kebijakan belanja daerah. Fokus anggaran kini dialihkan dari kegiatan seremonial yang bersifat administratif menuju pembangunan infrastruktur dasar melalui program unggulan bertajuk “Bangun Jalan Desa Sejahtera” atau yang akrab disebut “Bang Andra”.

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa langkah ini diambil karena keterbatasan Dana Desa yang tidak sanggup menanggung beban pembangunan fisik secara mandiri di 1.200 lebih desa se-Banten. Poros desa kini menjadi prioritas utama guna memastikan aksesibilitas warga menuju pusat aktivitas ekonomi tidak lagi terhambat oleh infrastruktur yang rusak.

Lebih dari Sekadar Proyek Fisik
Sudut pandang menarik dari program ini adalah filosofinya: jalan desa bukan sekadar hamparan aspal, melainkan instrumen penekan kesenjangan wilayah. Andra Soni menilai, keterhubungan desa dengan pusat pertumbuhan adalah syarat mutlak jika ingin memutar roda ekonomi dari tingkat paling bawah.

“Fokus kita adalah membangun poros desa. Dana desa tentu tidak mencukupi untuk kebutuhan infrastruktur yang begitu besar, itulah mengapa pemerintah provinsi hadir melalui program Bang Andra ini,” jelas Andra Soni.

Target Ekspansi dan Lipat Ganda Anggaran
Pada fase awal, komitmen ini telah direalisasikan melalui pembangunan 61 ruas jalan desa dan satu jembatan strategis. Melihat dampak positif yang mulai terasa, Pemerintah Provinsi Banten berencana melipatgandakan anggaran pada tahun ini agar jangkauan manfaatnya semakin luas.

Langkah strategis ini juga didesain untuk bersinergi dengan program pembangunan di tingkat kabupaten. Harapannya, integrasi jalan desa dan jalan kabupaten akan membentuk jaringan transportasi yang solid untuk mengangkut potensi ekonomi lokal menuju pasar yang lebih luas.

“Insyaallah tahun ini anggaran kita lipat gandakan. Kita ingin tahun-tahun ke depan jalan desa mampu menyambungkan seluruh potensi ekonomi yang ada di sekitar desa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kawal Transisi Desa, Camat Pebayuran Kumpulkan Pj Kades

29 September 2026 - 11:51 WIB

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Trending di KABAR PEMDA