Kupang, Nusa tenggara Timur [DESA MERDEKA] – Kabar duka menyelimuti bumi Nusa Tenggara Timur. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi NTT, Alexander B. Koro, tutup usia pada Minggu (17/5/2026). Kepergian birokrat yang dikenal humanis dan rendah hati ini meninggalkan duka mendalam bagi jajaran pemerintahan serta masyarakat desa di seluruh wilayah NTT.
Wafatnya almarhum menjadi kehilangan besar bagi kelanjutan program penguatan kapasitas aparatur desa dan pemberdayaan ekonomi di akar rumput. Sejak dipercaya memimpin Dinas PMD NTT oleh Gubernur Melkiades Laka Lena pada Maret 2026, Alexander aktif meletakkan fondasi baru bagi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Komitmen Lapangan hingga Embusan Napas Terakhir
Sudut pandang menarik dari perjalanan pengabdian almarhum adalah loyalitas kerjanya yang tidak goyah hingga akhir hayat. Tepat dua hari sebelum berpulang, yakni pada Jumat (15/5/2026), Alexander masih turun ke lapangan menjalankan tugas kedinasan yang cukup padat di Kabupaten Kupang.
Ia mendampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT) dalam agenda krusial peresmian BUMDes Damai serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Nifuleo, Kecamatan Kupang Barat. Kehadiran fisik almarhum di tengah warga desa terpencil tersebut menjadi bukti otentik komitmennya terhadap kemandirian ekonomi lokal hingga akhir masa baktinya.
Kehilangan Besar bagi Sektor Pariwisata Desa
Ketidakhadiran Alexander kini menyisakan tantangan bagi kelanjutan pendampingan BUMDes dan kelompok wisata yang baru saja diresmikan di Desa Nifuleo. Semasa hidupnya, almarhum dikenal memiliki empati tinggi dan selalu menekankan bahwa kemajuan NTT harus dimulai dari penguatan lini desa.
Media Tvdesa dan Desamerdeka.id menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya sang pembela hak-hak masyarakat desa. Doa dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Sang Pencipta, serta keluarga maupun rekan kerja yang ditinggalkan diberi ketabahan untuk melanjutkan tongkat estafet pembangunan desa di NTT.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.