Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PENDIDIKAN · 17 Mei 2026 01:33 WIB ·

Siasat Asrama Mahyeldi: Solusi Adil Pendidikan Anak Desa


					Siasat Asrama Mahyeldi: Solusi Adil Pendidikan Anak Desa Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi merancang pembangunan fasilitas asrama pada sekolah menengah atas secara bertahap. Kebijakan ini disiapkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, sebagai intervensi konkret untuk mengatasi ketimpangan kualitas pendidikan yang selama ini terhambat oleh kondisi geografis wilayah pedesaan yang berbukit-bukit dan berkepulauan.

Melalui program ini, pemerintah daerah ingin memastikan anak-anak dari desa terpencil memiliki peluang ekonomi dan kesempatan akademik yang sama dengan remaja perkotaan. Keberadaan asrama diproyeksikan mampu menghapus sekat pembatas berupa jarak dan beban finansial keluarga di pelosok daerah.

Benteng Sosial Berbasis Nilai Adat dan Agama
Gubernur Mahyeldi menjelaskan bahwa asrama tidak sekadar menjadi tempat tidur bagi siswa, melainkan pusat pembinaan karakter dan disiplin. Pola pendidikan berasrama dinilai lebih optimal dalam mengawinkan pencapaian intelektual dengan penguatan soft skill berbasis nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Sistem pengasuhan terpadu ini sekaligus menjadi langkah antisipasi dini terhadap kerawanan sosial yang mengancam generasi muda saat ini. Remaja dari wilayah terisolasi akan lebih terlindungi dari risiko penyalahgunaan narkoba, pergaulan menyimpang, hingga dampak buruk kecanduan game online yang marak di lingkungan luar sekolah.

Satu Kabupaten Satu Sekolah Berasrama
Pada tahap awal, Pemprov Sumbar memprioritaskan sekolah-sekolah unggulan yang memiliki cakupan siswa lintas kabupaten dan kota. Target utamanya adalah mewujudkan minimal satu sekolah favorit dengan fasilitas asrama di setiap kabupaten/kota agar asas manfaatnya langsung menyentuh masyarakat luas.

Kriteria sekolah yang diprioritaskan dalam program ini meliputi:

  • Sekolah dengan jumlah murid yang besar.
  • Memiliki kesiapan lahan mandiri untuk pembangunan gedung.
  • Mendapat dukungan penuh dari komite sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar.

Pembangunan kemudian akan diarahkan ke wilayah dengan akses transportasi terbatas. Mengingat program ini merupakan investasi jangka panjang daerah, Mahyeldi berharap rencana ini mendapat dukungan penuh dari pihak legislatif hingga elemen masyarakat luas demi mencetak generasi muda Sumbar yang tangguh dan berkarakter.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Manajemen Proposal dan RAB Jadi Amunisi Baru TBM Desa di Merangin

16 Mei 2026 - 09:10 WIB

Mencetak Generasi Kritis: Investasi Karakter dari Akar Rumput

10 Mei 2026 - 21:25 WIB

Hardiknas di Wonosalam: Saat Aparat Patungan Demi Sepatu Siswa

7 Mei 2026 - 21:24 WIB

Rumus Kepercayaan Anies Baswedan: Senjata Pemuda Membangun Desa

7 Mei 2026 - 13:03 WIB

Ijon Proyek Pendidikan : Benalu Baru di Sekolah Desa Bekasi

5 Mei 2026 - 09:42 WIB

BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi, Bagikan Alat Tulis ke Siswa SDN 104 Langensari Bandung

4 Mei 2026 - 09:18 WIB

Trending di PENDIDIKAN