Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 16 Mei 2026 09:10 WIB ·

Manajemen Proposal dan RAB Jadi Amunisi Baru TBM Desa di Merangin


					Manajemen Proposal dan RAB Jadi Amunisi Baru TBM Desa di Merangin Perbesar

Merangin, Jambi [DESA MERDEKA] Jalannya roda literasi di tingkat desa tidak bisa lagi hanya bermodal semangat dan kerja ikhlas. Menyadari hal itu, Balai Bahasa Provinsi Jambi mengambil langkah taktis dengan menggembleng 13 Taman Bacaan Masyarakat (TBM) asal Kabupaten Merangin dalam Pelatihan Pengelolaan Manajemen Komunitas Literasi yang digelar di Hotel Family Inn Bangko, 14—16 Mei 2026.

Fokus utama pelatihan tiga hari ini bukan lagi sekadar mengajak anak desa membaca buku, melainkan merombak total dapur organisasi. Sebanyak 26 penggerak literasi desa dilatih menguasai kemampuan birokrasi modern, mulai dari penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), pembuatan proposal kemitraan, tata kelola manajemen, hingga akuntabilitas pelaporan kegiatan.

Mengubah Penggiat Buku Menjadi Manajer Handal
Kepala Bidang Penerjemahan Balai Bahasa Provinsi Jambi, Yarmalus, saat membuka acara menegaskan bahwa ilmu manajemen ini adalah modal wajib. Komunitas literasi di desa harus bertransformasi menjadi lembaga yang akuntabel agar mampu membangun posisi tawar yang kuat di hadapan calon mitra donor.

“Ilmu tentang pengelolaan manajemen komunitas yang diperoleh dari narasumber harus benar-benar diterapkan di komunitas literasi masing-masing,” ujar Yarmalus. Langkah ini menjadi agenda strategis pemerintah dalam menghidupkan kembali simpul-simpul baca pedesaan yang selama ini sering terkendala masalah pendanaan dan organisasi.

Sinergi 13 Jaringan Literasi Akar Rumput
Dua fasilitator literasi, Halimah Sa’diah dan Masyithah Rasyid, membedah strategi keluar dari jebakan “komunitas lokal yang terisolasi”. Mereka membekali TBM desa—di antaranya TBM Pamenang Mandiri, TBM Bukit Raya, hingga TBM Al-Falah—dengan materi penyusunan program inovasi dan perluasan jejaring kemitraan.

Dengan menguasai teknik pembuatan proposal dan RAB yang profesional, TBM desa kini memiliki peluang besar untuk mengakses pendanaan dari sektor swasta maupun alokasi Dana Desa. Balai Bahasa Provinsi Jambi berharap, pascapelatihan ini, ke-13 komunitas tersebut mampu bersinergi membangun ekosistem literasi yang mandiri, sehat secara finansial, dan berdampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM pedesaan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 88 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kisah Alvin di Sekolah Rakyat Dharmasraya Bikin Haru

2 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Kisah Perjuangan Mahyeldi Bakar Semangat Siswa SRT Dharmasraya

2 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Sekolah Rakyat Dharmasraya Titik Balik Putus Rantai Kemiskinan

2 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Kolaborasi Anggota Dewan Dongkrak Penerima PIP SMKN Kletek

31 Juli 2026 - 20:39 WIB

Menatap Masa Depan Pendidikan Tinggi yang Berkeadilan

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Ironi SDN Nunfutu 1 Malaka Beratap Daun Gewang

28 Juli 2026 - 17:12 WIB

Trending di PENDIDIKAN