Jakarta [DESA MERDEKA] – Di tengah gempuran produk modern, produk-produk desa Indonesia memegang potensi luar biasa untuk bersaing, bahkan hingga pasar internasional. Namun, ada satu kunci penting yang sering terlewatkan: sertifikasi halal. Mengapa sertifikasi ini begitu penting? Karena sertifikat halal bukan hanya soal agama, melainkan jaminan kualitas, kebersihan, dan keamanan produk yang sangat dicari oleh konsumen di seluruh dunia.
Melihat peluang besar ini, Larez Forum #007 kembali hadir dengan tema menarik: “Pemberdayaan Desa Melalui Sertifikasi Halal”. Acara ini bukan sekadar diskusi biasa, melainkan sebuah panggilan untuk bertindak, terutama bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menjadi garda terdepan ekonomi masyarakat. Pelatihan kali ini bertajuk “Penyelia Halal: Sinergi BUMDes untuk Produk Desa Bersertifikat Halal”, membuka mata kita bahwa BUMDes punya peran krusial dalam mendorong produk lokal naik kelas.
Melalui acara yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 10.00 hingga 11.30 WIB via Zoom Meeting, para peserta akan dibimbing langsung oleh narasumber kompeten, Faisal Nurikhsan, Manajer Operasional LPK Halal Syariah Akademi. Ia akan membagikan wawasan berharga mengenai bagaimana BUMDes bisa menjadi motor penggerak dalam proses sertifikasi halal bagi produk-produk yang dihasilkan oleh warga desa.
Pemberian sertifikat halal akan membuka banyak pintu. Produk desa yang tadinya hanya beredar di pasar lokal kini bisa menjangkau supermarket besar, bahkan diekspor. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan BUMDes di seluruh Indonesia dapat lebih memahami peran strategis mereka, mengidentifikasi peluang pasar baru, dan menguasai tips praktis untuk memulai proses sertifikasi.
Ini adalah kesempatan emas untuk membawa produk desa ke level berikutnya. Sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan nilai jual produk, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen dan memperkuat brand lokal. Sudah saatnya BUMDes tidak hanya menjadi entitas bisnis, tetapi juga pahlawan ekonomi yang menjadikan produk desa sebagai komoditas global.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.