Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

DESA · 19 Sep 2024 07:31 WIB ·

Kepala Desa Indonesia Belajar Rahasia Sukses Pertanian Tiongkok


					Kepala Desa Indonesia Belajar Rahasia Sukses Pertanian Tiongkok Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Sebanyak 13 kepala desa terpilih dari berbagai wilayah Indonesia resmi bertolak ke Tiongkok untuk program Benchmarking Study. Langkah ini diambil sebagai strategi “jemput bola” guna menyerap teknologi pertanian modern dan sistem tata kelola desa yang telah terbukti berhasil mengangkat jutaan warga desa di Tiongkok dari garis kemiskinan.

Wakil Menteri Desa PDTT, Paiman Rahardjo, menegaskan bahwa kolaborasi internasional merupakan kunci menghadapi tantangan perdesaan yang kian rumit. Sebelum keberangkatan pada Rabu (18/9), para kades menjalani pembekalan intensif agar kepulangan mereka nanti membawa perubahan konkret, bukan sekadar cerita perjalanan.


Misi Khusus: Inovasi Pertanian hingga Pariwisata
Program ini tidak menyasar sembarang bidang. Pemerintah menetapkan fokus pada empat pilar utama yang sangat dibutuhkan desa-desa di Indonesia saat ini:

  • Inovasi Pertanian: Fokus pada sistem irigasi hemat air dan penggunaan pupuk organik skala besar.
  • Tata Kelola Keuangan: Mempelajari sistem transparansi keuangan desa yang akuntabel.
  • Pemberdayaan Masyarakat: Mengamati cara Tiongkok melibatkan warga dalam rantai ekonomi industri.
  • Wisata Berkelanjutan: Strategi mengemas potensi alam desa menjadi sumber pendapatan mandiri.

Membawa Pulang Teknologi, Meninggalkan Cara Lama
Wamendes Paiman mengingatkan para peserta bahwa ini adalah kesempatan emas menyerap ilmu pengetahuan, bukan sekadar agenda wisata. “Ini kesempatan untuk belajar praktik terbaik yang bisa diterapkan di desa masing-masing,” ujarnya. Harapannya, ilmu dari negeri tirai bambu ini mampu memangkas hambatan birokrasi dan teknis di lapangan.

Kepulangan 13 kepala desa ini dinantikan sebagai motor penggerak transformasi. Modernisasi pertanian dan pengelolaan desa yang transparan diharapkan menjadi hasil nyata yang bisa segera direplikasi oleh desa-desa lain di tanah air, demi percepatan pembangunan nasional yang dimulai dari pinggiran.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Jurnalis

2 tanggapan untuk “Kepala Desa Indonesia Belajar Rahasia Sukses Pertanian Tiongkok”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cara Desa Banjararum Turunkan Stunting Lewat Aplikasi e-HDW

25 Juli 2026 - 11:17 WIB

Rembuk Stunting Desa Banjararum Kecamatan Singosari membahas percepatan Zero Stunting dan penyusunan RKP Desa 2027 melalui pemanfaatan e-HDW.

Rebutan Kursi BPD Sidodadi Banyuwangi: Dusun Krajan Memanas!

24 Juli 2026 - 18:47 WIB

TMMD Hadirkan NIB Gratis, UMKM Kesongo Naik Kelas

24 Juli 2026 - 14:12 WIB

Kuota Perempuan Terjaga, Wajah Inklusif BPD Desa Purorejo

24 Juli 2026 - 13:34 WIB

Sawah, Sejarah, dan Siasat Watugede Mandiri Tanpa Subsidi

23 Juli 2026 - 08:14 WIB

Rahasia Sukses Desa Banjararum: Administrasi Tertib, Ekonomi Melejit

22 Juli 2026 - 07:45 WIB

Trending di DESA