Pebayuran, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Peta persaingan politik tingkat desa di wilayah utara Kabupaten Bekasi resmi dimulai dengan tensi yang semakin dinamis. Juhendi Sulaeman, ST, calon kepala desa petahana (incumbent), secara resmi mengamankan nomor urut 3 dalam rapat pleno terbuka penetapan dan pengundian nomor urut calon Kepala Desa Karanghaur yang digelar oleh panitia pemilihan di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (9/9/2026).
Secara geografis, Desa Karanghaur memegang peranan yang sangat strategis di wilayah Kecamatan Pebayuran.
Terletak di ujung timur laut Kabupaten Bekasi, wilayah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Karawang dan dibatasi oleh aliran historis Sungai Citarum.
Karakteristik geografis Karanghaur didominasi oleh bentangan lahan pertanian produktif yang luas, namun di sisi lain mulai tumbuh pesat sebagai area penyangga koridor industri utama Jawa Barat. Posisi spasial inilah yang membuat kursi kepemimpinan Desa Karanghaur menjadi sangat krusial, terutama dalam mengawal kebijakan pembangunan infrastruktur perbatasan dan ketahanan pangan daerah.
Sebagai figur yang telah memimpin Desa Karanghaur sejak memenangi Pilkades periode pertama pada Agustus 2018, rekam jejak Juhendi Sulaeman menjadi sorotan utama dalam kontestasi kali ini. Selama masa jabatannya, ia mencatat beberapa program sosial kemasyarakatan yang berdampak langsung pada warga, seperti penyaluran bantuan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera yang berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Bekasi pada September 2025.
Selain itu, ia juga dikenal lewat inisiatif sosial perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menggunakan dana pribadi bagi warga lansia di Kampung Teluk Haur pada Agustus 2021. Rekam jejak program nyata inilah yang ia bawa kembali sebagai modal sosial dalam pencalonan periode keduanya.
Usai pengundian nomor urut selesai dilaksanakan dengan tertib dan kondusif, Juhendi Sulaeman menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada seluruh pihak.
“Alhamdulillah, saya bersyukur mendapatkan nomor urut 3. Bagi saya, ini adalah amanah dan tentunya menjadi penyemangat untuk mengikuti seluruh tahapan Pilkades dengan baik,” ujar Juhendi Sulaeman, ST.
Menyadari potensi meningkatnya eskalasi politik lokal di tingkat akar rumput, Juhendi juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan seruan damai kepada seluruh lapisan masyarakat Karanghaur. Ia mengajak warga, simpatisan, hingga tim sukses untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan, merawat persatuan, dan mempertahankan kondusivitas wilayah selama proses demokrasi berlangsung.
Menurutnya, perbedaan pilihan politik adalah dinamika yang sangat wajar dan sehat dalam alam demokrasi, namun perbedaan tersebut jangan sampai merusak fondasi kerukunan sosial yang telah lama terbangun.
“Siapapun pilihannya, kita tetap saudara dan satu keluarga besar masyarakat Desa Karanghaur,” katanya.
Dengan rampungnya agenda pengundian nomor urut ini, Panitia Pilkades Karanghaur akan segera mengalihkan fokus pada tahapan krusial berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Masyarakat setempat kini diharapkan dapat menggunakan hak pilih mereka secara bijak, rasional, dan objektif demi terwujudnya kualitas demokrasi desa yang bermartabat serta mampu melahirkan pemimpin yang membawa kemajuan nyata bagi wilayah perbatasan Bekasi tersebut.
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.