Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PENDIDIKAN · 7 Nov 2025 16:22 WIB ·

Tiga Pilar Kolaborasi Sumbar dan Kampus PTN-BH Se-Indonesia


					Tiga Pilar Kolaborasi Sumbar dan Kampus PTN-BH Se-Indonesia Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyambut hangat kedatangan anggota Forum Majelis Wali Amanat Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (MWA PTN-BH) se-Indonesia dalam acara temu ramah yang penuh keakraban. Acara yang digelar di Auditorium Gubernuran pada Kamis malam, 6 November 2025, ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kerja sama yang kuat antara institusi akademik dan pemerintah daerah.

Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Padang (UNP) yang telah memprakarsai kegiatan tersebut. Ia berharap momen silaturahmi ini akan berlanjut menjadi kolaborasi berkelanjutan yang berdampak positif bagi kemajuan bangsa.

Budaya Minang: Dari Matrilineal Menuju Tokoh Besar Bangsa
Dalam sambutannya, Mahyeldi tak hanya memaparkan keindahan alam, tetapi juga memperkenalkan kekayaan nilai dan peradaban Minangkabau. Ia menjelaskan keunikan sistem kekerabatan matrilineal, di mana garis keturunan ditarik dari pihak ibu, telah menumbuhkan karakter kuat dan semangat merantau.

“Budaya merantau inilah yang membentuk karakter masyarakat Minangkabau menjadi mandiri, haus akan ilmu pengetahuan, dan memiliki daya juang tinggi,” jelasnya. Karakter inilah yang melahirkan banyak tokoh besar bangsa seperti Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, hingga Mohammad Natsir.

Gubernur juga menyinggung falsafah hidup Minang, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), sebagai landasan moral yang menjaga identitas masyarakat di tengah modernisasi. Ia menekankan, nilai-nilai luhur ini harus terus dijaga dan dijadikan pedoman hidup.

Tiga Pilar Kolaborasi Strategis Sumbar dengan PTN-BH
Mahyeldi lantas memaparkan tiga pilar utama kolaborasi yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Sumbar kepada seluruh PTN-BH se-Indonesia:

Penguatan Ketahanan Bencana dan Lingkungan: Sumbar berada di jalur Ring of Fire sehingga membutuhkan dukungan riset dan teknologi dari kampus untuk memperkuat sistem peringatan dini dan membangun infrastruktur yang tahan bencana.

Pengembangan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal: Filosofi ABS-SBK dianggap Mahyeldi sangat ideal sebagai landasan pengembangan ekonomi syariah dan Halal Hub. Perguruan tinggi didorong untuk memacu tumbuhnya UMKM unggulan, produk halal, serta pariwisata berbasis riset dan budaya.

Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan: Peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) membutuhkan dukungan akademik melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan. “Kami sangat terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun. Kritik berbasis data adalah vitamin bagi birokrasi agar tetap sehat dan responsif,” tegasnya.

Gubernur berharap Forum MWA PTN-BH dapat menjadi motor penggerak untuk mendidik generasi muda agar menjadi pemimpin masa depan yang berilmu, berkarakter, dan siap membawa perubahan.

UNP Hormat Jadi Tuan Rumah Rakor
Ketua Majelis Wali Amanat UNP, Prof. Z. Mawardi Effendi, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para delegasi, meskipun dua perwakilan dari Undip dan UNNES sempat tertahan di Jakarta karena kendala cuaca.

Prof. Mawardi menjelaskan, pertemuan ini merupakan rangkaian awal dari Rapat Kerja Forum MWA PTN-BH se-Indonesia yang akan berlangsung pada 6 hingga 8 November di Padang. UNP mendapat kehormatan menjadi tuan rumah setelah mendapat penugasan langsung dari Ketua Forum pada 14 Oktober, dengan waktu persiapan yang sangat singkat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Mahyeldi. Menurutnya, kehadiran gubernur adalah simbol kedekatan dan keterbukaan Pemerintah Sumbar terhadap dunia pendidikan tinggi.

“Selama lebih dari 50 tahun saya berkecimpung di dunia ini, saya melihat pemerintah daerah selalu dengan tangan terbuka menerima setiap delegasi yang datang,” ucapnya. Prof. Mawardi menutup sambutannya dengan memaknai rumah dinas Gubernur sebagai ‘kamar hati’ yang selalu terbuka bagi para pemimpin, pendidik, dan penggerak perubahan bangsa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Literasi: Napas Baru bagi Masa Depan Pemuda Sumbar

22 April 2026 - 21:25 WIB

Sinergi Forkopimcam Mojoagung Kawal Ketat Kualitas Gizi di Dapur Garuda Nusantara Lestari

21 April 2026 - 09:56 WIB

Empat Pendekar Dusun Toyogiri: Kuliah Bukan Lagi Momok

19 April 2026 - 08:01 WIB

Gaya Storytelling: Rahasia Siswa SMK Bawa Edamame ke Jakarta

13 April 2026 - 21:40 WIB

Siswa SMK 1 Bawen: Nyangkul Itu Keren, Edamamenya Tembus Jakarta

13 April 2026 - 21:02 WIB

Regenerasi Petani Milenial: SMK Bawen Siapkan Panen Raya

13 April 2026 - 20:41 WIB

Trending di PENDIDIKAN