Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 28 Mei 2026 14:21 WIB ·

Sumbar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Desa Semakin Berdaya


					Sumbar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Desa Semakin Berdaya Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kini berada di garda depan tata kelola pendidikan Indonesia. Dalam Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Jakarta, Senin (25/5/2026), Sumbar sukses membawa pulang dua penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Capaian ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti keberhasilan kolaborasi lintas sektor yang menyentuh hingga ke level pendidikan di desa-desa.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi kolektif antara guru, sekolah, dinas, hingga masyarakat. “Ini adalah motivasi untuk memperkuat kualitas pendidikan. Pendidikan di Sumbar harus unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter moral yang kuat,” ujar Mahyeldi.

Salah satu prestasi yang paling krusial adalah predikat terbaik ketiga tingkat nasional kategori pemerintah daerah dengan residu data kependidikan terendah. Di balik angka-angka tersebut, terdapat kerja keras dalam membangun tata kelola data yang akurat dan akuntabel. Bagi pembangunan desa, akurasi data ini adalah fondasi utama agar setiap program pendidikan, seperti beasiswa afirmasi dan bantuan sarana, tepat sasaran hingga ke pelosok desa. Data yang tertib memastikan tidak ada lagi kesenjangan akses pendidikan antara wilayah urban dan rural.

Selain itu, dedikasi guru SMA Negeri 1 Padang, Eka Sovia, yang meraih apresiasi sebagai Guru Pendamping Berdedikasi dalam Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), menjadi simbol nyata pengabdian tenaga pendidik. Sosok guru berdedikasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk membimbing generasi muda desa agar mampu berkompetisi dan memiliki daya saing nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya “partisipasi semesta” dalam mewujudkan pendidikan bermutu. Kemendikdasmen sendiri telah melakukan langkah konkret selama 19 bulan terakhir, mulai dari revitalisasi belasan ribu satuan pendidikan hingga pengadaan teknologi Interactive Flat Panel dan peningkatan tunjangan guru non-ASN. Seluruh langkah ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan adil.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menambahkan bahwa total 97 penghargaan yang diberikan menjadi momentum refleksi. Bagi Sumatera Barat, penghargaan ini adalah katalisator untuk terus memperkuat peran pendidikan sebagai pilar utama pembangunan daerah. Dengan tata kelola yang semakin transparan dan pendidik yang penuh dedikasi, masa depan pendidikan di desa-desa di Sumatera Barat diproyeksikan akan semakin cerah, melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat untuk membangun bangsa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menyongsong Indonesia Emas 2045,Penting Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Generasi Muda

22 Juli 2026 - 21:43 WIB

DPR dan Paramadina Bedah Masa Depan Pendidikan Era AI

21 Juli 2026 - 18:29 WIB

Celah Komersialisasi Seragam SMAN 1 Kedungwaringin Tabrak Aturan Disdik

13 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kepala Sekolah Inovatif Kunci Kemajuan Pendidikan Desa

11 Juli 2026 - 22:04 WIB

Fasilitas Belum Siap, MPLS SRT 8 Jombang Diundur

10 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bukan KKN Hura-hura, 82 Mahasiswa GENTASKIN Serbu Malaka

10 Juli 2026 - 12:47 WIB

Trending di PENDIDIKAN