Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PEMDA · 1 Mar 2026 13:42 WIB ·

Sinergi Mahyeldi dan Wali Kota Solok Dongkrak Ekonomi Daerah


					Sinergi Mahyeldi dan Wali Kota Solok Dongkrak Ekonomi Daerah Perbesar

Solok, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bergerak cepat merespons perlambatan ekonomi daerah yang kini berada di angka 3,37 persen. Melalui rapat koordinasi di Rumah Dinas Wali Kota Solok, Sabtu (28/2/2026), Pemprov Sumbar dan Pemko Solok sepakat menyelaraskan program strategis guna memastikan pembangunan tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga responsif terhadap mitigasi bencana.

Fokus utama dalam pertemuan ini adalah optimalisasi Dana Transfer ke Daerah (TKD). Gubernur Mahyeldi membawa kabar baik mengenai rencana pengembalian pemotongan TKD yang akan dialokasikan untuk memperkuat infrastruktur dan rehabilitasi pascabencana. Langkah ini dinilai sebagai momentum krusial untuk memacu kembali roda perekonomian di tingkat akar rumput.

Mitigasi Bencana Jadi Syarat Mutlak Pembangunan
Selain isu ekonomi, Mahyeldi menegaskan bahwa setiap perencanaan fisik di Sumatera Barat wajib berorientasi pada aspek keamanan bencana. Mengingat tingkat kerawanan geografis Sumbar yang tinggi, pembangunan infrastruktur tidak boleh sekadar megah, namun harus memiliki ketahanan terhadap potensi risiko alam agar manfaatnya bagi masyarakat bersifat jangka panjang.

“Kita harus semakin kompak. Pengembalian TKD nanti harus kita manfaatkan untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan yang benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan,” tegas Mahyeldi di hadapan jajaran pimpinan daerah.

Solok Siap Percepat Realisasi Infrastruktur
Wali Kota Solok, Ramadhani, menyambut optimis sinergi ini. Hingga akhir Februari, realisasi Dana TKD yang masuk ke Kota Solok baru menyentuh angka 40 persen. Dengan dukungan penuh dari Pemprov Sumbar, Pemko Solok yakin mampu mempercepat proyek-proyek mangkrak dan melanjutkan penguatan sektor infrastruktur kota yang sempat terkendala efisiensi anggaran.

Koordinasi ini menandai komitmen kedua belah pihak untuk meninggalkan ego sektoral. Penyelarasan kebijakan antara provinsi dan kota kini menjadi harga mati agar pembangunan di Sumatera Barat berjalan terukur, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua DPRD Sumbar: Orang Baik Jangan Jadi Penonton

12 Juli 2026 - 22:32 WIB

Jalan Kritis Kelok 44 Agam Ancam Ekonomi dan Wisata

11 Juli 2026 - 21:45 WIB

Sumbar Kunci 166 Ribu Hektare Sawah dari Pengembang

9 Juli 2026 - 14:50 WIB

Asap Dapur Mengebul, Buruh Tembakau Jombang Terima BLT

2 Juli 2026 - 14:58 WIB

Karang Taruna Sumbar Jadi Agen Perisai Nasional

27 Juni 2026 - 22:10 WIB

Di Balik Sawah Jombang: Menantang Risiko Tanpa Jaring Pengaman

26 Juni 2026 - 07:18 WIB

Trending di PEMDA