Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara [DESA MERDEKA] – Kabar baik datang dari pesisir Pinolosian Timur. Masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat amukan erupsi Gunung Ruang pada April 2024 silam, kini resmi memiliki lembaran hidup baru. Pemerintah melalui Kemenko PMK menyerahkan 287 unit Hunian Tetap (Huntap) di Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Jumat (13/2/2026).
Penyerahan ini menjadi titik balik bagi para penyintas yang sebelumnya harus mengungsi akibat kerusakan masif. Erupsi tahun lalu tercatat melukai ribuan orang dan merusak lebih dari 2.500 rumah. Desa Modisi kini dipilih menjadi pelabuhan harapan bagi mereka yang harus direlokasi demi keamanan jangka panjang.
Membangun Martabat di Atas Tanah Baru
Pemerintah menegaskan bahwa 287 unit rumah ini merupakan perwujudan prinsip Build Back Better. Desa Modisi tidak hanya dibangun sebagai deretan bangunan fisik, melainkan sebuah kawasan terpadu yang dirancang untuk memulihkan martabat dan rasa aman warga.
Setiap sudut kawasan telah dilengkapi fasilitas pendukung yang matang, mulai dari puskesmas pembantu, sekolah, hingga rumah ibadah. Karena mayoritas penghuninya adalah warga pesisir, pemerintah juga menyediakan tambatan perahu dan sarana pendukung nelayan untuk memastikan urat nadi ekonomi warga tetap berdenyut kuat di lokasi baru.
Pemulihan Ekonomi Menjadi Fokus Utama
Transisi dari pengungsian ke hunian tetap sering kali menyisakan tantangan ekonomi. Oleh karena itu, rehabilitasi dilakukan secara lintas sektor. Tidak hanya permukiman, pemerintah juga fokus pada pemulihan mata pencaharian dan pendampingan sosial agar masyarakat mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Kesiapan operasional kawasan, seperti sistem air bersih dan fasilitas umum, dipastikan sudah berfungsi sejak hari pertama penghunian. Langkah ini diambil guna menjamin kebutuhan dasar terpenuhi sementara warga mulai menata kembali kehidupan sosial dan ekonomi mereka.
Simbol Ketangguhan Lintas Sektor
Hadirnya Huntap Modisi adalah buah dari kolaborasi raksasa antara BNPB, Kementerian Sosial, Kementerian PU, Kemendagri, serta Pemerintah Daerah Sulawesi Utara. Sinergi ini membuktikan bahwa penanganan bencana di Indonesia telah bergeser ke arah pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis risiko bencana.
Kini, Desa Modisi berdiri sebagai simbol ketangguhan. Di tanah baru ini, para penyintas erupsi Gunung Ruang tidak hanya mendapatkan atap untuk berteduh, tetapi juga fondasi kokoh untuk merajut masa depan yang lebih aman.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.