Purwakarta, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Purwakarta bersiap menjadi pusat perhatian para penggerak demokrasi desa di tanah air. Mulai 11 hingga 13 Juli 2026 mendatang, kabupaten yang terletak di Jawa Barat ini akan menjadi tuan rumah agenda nasional Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI). Pertemuan strategis ini mempertemukan 120 calon pengurus pusat dalam sesi retreat intensif, sebelum akhirnya ditutup dengan mobilisasi 25 ribu anggota BPD di Lapangan Armed Pasopati.
Ketua Umum PABPDSI, H. Ferry Radiansyah, ST, MM, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni pelantikan pengurus.
“Ini adalah wadah pembinaan, pengembangan kapasitas, serta konsolidasi gerakan kelembagaan BPD agar fungsi pengawasan di desa berjalan maksimal,” ujar Ferry setelah bertemu Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, Senin (8/6/2026).
Sinergi ini menjadi langkah nyata bagi BPD untuk tidak hanya menjadi mitra pemerintah desa, tetapi juga mitra kritis yang mampu memastikan transparansi anggaran serta kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyambut baik pemilihan Purwakarta sebagai lokasi penguatan kapasitas BPD nasional. Baginya, kehadiran puluhan ribu anggota BPD ini adalah kesempatan emas untuk saling bertukar gagasan mengenai pembangunan partisipatif yang inklusif. Di tengah tuntutan zaman yang makin kompleks, BPD dituntut untuk lebih responsif dan kreatif dalam menjalankan fungsinya.
Bagi 25 ribu peserta yang akan hadir nanti, retreat ini diharapkan menjadi “nutrisi intelektual” yang mereka bawa pulang ke desa masing-masing. Transformasi positif BPD bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga napas demokrasi di level paling bawah. Melalui konsolidasi ini, PABPDSI optimistis dapat melahirkan agen-agen perubahan yang siap memajukan desa menjadi lebih mandiri, transparan, dan berdaya saing di masa depan.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.