Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR · 24 Jul 2026 14:12 WIB ·

TMMD Hadirkan NIB Gratis, UMKM Kesongo Naik Kelas


					TMMD Hadirkan NIB Gratis, UMKM Kesongo Naik Kelas Perbesar

Bojonegoro, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Wajah Siti Ida Nurhayati tampak semringah pagi itu, Jumat (24/7/2026). Langkah kakinya terasa lebih ringan saat keluar dari aula balai desa. Di tangannya, selembar kertas berharga baru saja tercetak: Nomor Induk Berusaha (NIB). Bagi pelaku usaha mikro seperti dirinya, dokumen tersebut adalah kunci pembuka gerbang impian yang selama ini terasa jauh dari jangkauan.

Siti merupakan satu dari 50 pelaku UMKM di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, yang mendapat berkah. Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 membawa angin segar bagi perekonomian warga.

Operasi bakti TNI ini tidak lagi sekadar urusan mencangkul jalan atau membangun jembatan. TMMD kini juga merambah ke meja-meja birokrasi demi memotong jalur rumit perizinan usaha kecil.

Memecah Kebuntuan Legalitas
Bagi masyarakat pelosok desa, mengurus izin usaha sering kali dibayangi ketakutan akan prosedur yang rumit dan biaya tak terduga. Ketidakpahaman ini membuat banyak produk lokal unggulan mandek di pasar tradisional. Tanpa legalitas, mereka sulit menembus pasar modern, apalagi mendapatkan suntikan modal perbankan.

Melihat keresahan tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro hadir langsung ke lokasi TMMD. Mereka tidak sekadar memberikan lembaran teori. Para petugas dikerahkan untuk mendampingi warga setahap demi setahap, mulai dari pengisian data hingga NIB terbit di tempat.

“NIB bukan hanya lembaran kertas izin usaha. Dengan memilikinya, pelaku usaha akan lebih mudah mengakses modal perbankan serta berbagai program bantuan pemerintah,” jelas Sekretaris DPMPTSP Bojonegoro, Palupi Hadi Ratih Dewanti.

Jemput bola ini sengaja dilakukan agar gairah wirausaha di level desa tidak padam oleh jarak.

Kolaborasi Manunggal demi Kesejahteraan
Inovasi nonfisik ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat mencakup aspek yang luas. Infrastruktur yang kokoh harus diimbangi dengan kapasitas sumber daya manusia yang berdaya secara finansial.

Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, menekankan pentingnya aspek kemandirian ekonomi ini. Menurutnya, ketahanan wilayah yang kuat berakar dari ketahanan ekonomi keluarga yang sejahtera.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, makin banyak produk dari Desa Kesongo yang percaya diri bersaing di luar. Legalitas sudah di tangan, akses modal terbuka, sehingga ekonomi desa bisa berputar lebih cepat,” tegas Ady.

Kini, riuh rendah aula Desa Kesongo telah usai. Namun, bagi Siti dan puluhan perajin lainnya, lembaran perizinan baru itu menjadi babak awal dari lompatan usaha mereka untuk menembus pasar yang lebih luas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Sumpah Setia dan Bayang-Bayang Konflik di Balik Sterilisasi Pilkades Pebayuran

9 September 2026 - 14:23 WIB

Petahana Juhendi Sulaeman Raih Nomor Urut 3 Pilkades Karanghaur

9 September 2026 - 13:29 WIB

Trending di KABAR DESA