Belitung, Kepulauan Bangka Belitung [DESA MERDEKA] – Panggung demokrasi tingkat desa di Kabupaten Belitung kini resmi dibuka. Sebanyak 13 desa di negeri Laskar Pelangi ini bersiap menggelar Pilkades Serentak 2026, dengan dimulainya tahapan krusial: pendaftaran bakal calon kepala desa. Mulai 8 hingga 16 Juni 2026, putra-putri terbaik di setiap desa memiliki kesempatan untuk maju dan menawarkan visi pembangunan bagi kemajuan daerahnya.
Antonio Apriza, Sekretaris DPPKBPMD Kabupaten Belitung, menjelaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dipusatkan di sekretariat panitia pemilihan di masing-masing desa. “Pendaftaran dibuka sejak 8 Juni dan akan ditutup pada 16 Juni pukul 23.59 WIB,” ungkapnya. Secara geografis, lokasi desa-desa di Belitung yang tersebar dari wilayah pesisir hingga pedalaman menuntut proses pendaftaran yang aksesibel bagi seluruh masyarakat agar partisipasi calon tetap maksimal.
Pemerintah Kabupaten Belitung menetapkan standar yang ketat untuk menjaga kualitas pemimpin desa. Calon kepala desa wajib memenuhi kriteria dasar, mulai dari usia minimal 25 tahun, pendidikan minimal SMP sederajat, hingga persyaratan administratif bagi perangkat desa atau anggota BPD yang ingin mencalonkan diri. Aturan pun tegas bagi mantan narapidana, di mana mereka baru bisa mencalonkan diri setelah lima tahun bebas dan memiliki rekam jejak yang terbuka bagi publik. Aturan ini dirancang untuk memastikan bahwa kursi kepala desa hanya diisi oleh individu dengan integritas tinggi.
Pilkades Serentak ini bukan sekadar pergantian tampuk kepemimpinan, melainkan momentum bagi masyarakat untuk memilih sosok yang mampu mengelola dana desa, menggerakkan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan prosedur yang transparan dan tertib, masyarakat Belitung diharapkan dapat mengawal proses ini hingga hari pemungutan suara. Harapannya, dari 13 desa yang akan menggelar pemilihan, akan lahir pemimpin-pemimpin visioner yang mampu menjawab tantangan zaman dan membawa perubahan nyata bagi masa depan desa yang lebih mandiri dan sejahtera.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.