Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 9 Jun 2026 15:45 WIB ·

Program Desa Bersinar: Memperkuat Ketahanan Desa dari Narkoba


					Program Desa Bersinar: Memperkuat Ketahanan Desa dari Narkoba Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA]-Desa kini memiliki tameng baru dalam melawan peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) melalui peluncuran program “Desa Bersinar” (Bersih Narkoba) pada Selasa (9/6/2026) di Jakarta. Langkah ini menjadi momentum penting untuk membentengi 75 ribu lebih desa di Indonesia dari ancaman perusak generasi.

Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa desa merupakan benteng pertama ketahanan nasional. Jika fondasi di tingkat desa rapuh karena narkoba, maka masa depan bangsa akan terancam. Penandatanganan nota kesepahaman ini menempatkan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai ujung tombak pengawasan dan edukasi. Dengan kedekatan geografis dan emosional yang dimiliki anggota BPD di setiap desa, pencegahan dini dapat dilakukan lebih efektif dibandingkan metode konvensional.

Foto : Kepala BNN RI Komjen.Pol Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si bersama Jajaran Pengurus Pusat PABPDSI.

Ketua Umum PABPDSI, H. Fery Radiansyah, menyatakan kesiapan seluruh anggotanya untuk menjadi garda terdepan. “BPD memiliki akses langsung ke masyarakat. Kami akan memantau lingkungan desa dan menggerakkan kesadaran warga secara aktif,” ungkapnya. Sinergi ini menggabungkan keahlian pemberantasan BNN dengan posisi strategis BPD sebagai pengawas sosial di akar rumput. Desa di pelosok mana pun kini diharapkan mampu menjadi zona merah bagi peredaran gelap narkoba.

Program ini bukan sekadar kampanye, melainkan langkah sistematis untuk menciptakan lingkungan desa yang sehat, aman, dan produktif. Ke depan, kolaborasi ini akan menghadirkan berbagai edukasi berkelanjutan yang melibatkan warga. Bagi masyarakat, keberadaan desa yang bebas narkoba adalah prasyarat mutlak untuk mencapai kemajuan ekonomi dan keberlanjutan masa depan. Dengan sinergi yang optimal antara BNN RI dan PABPDSI, desa-desa di Indonesia kini siap bergerak menjadi garda terdepan dalam melawan narkoba demi generasi yang lebih cerdas dan bebas dari belenggu barang haram tersebut.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Purwakarta Jadi Pusat Konsolidasi Nasional BPD Seluruh Indonesia

9 Juni 2026 - 06:20 WIB

Bulo-Bulo Satukan Agenda Strategis demi Kemajuan Desa

8 Juni 2026 - 15:09 WIB

RDS Umalulu Perkuat Sinergi Lawan Stunting dan Malaria

8 Juni 2026 - 12:35 WIB

BLT Dana Desa Kaliuda Cair, Warga Tetap Bersyukur

7 Juni 2026 - 17:44 WIB

Rapat Rutin Desa Pamburu Tingkatkan Pelayanan Publik Warga

7 Juni 2026 - 14:56 WIB

Gotong Royong Warga Maidang Jaga Kebersihan Desa

7 Juni 2026 - 10:35 WIB

Trending di DESA