Hadapi Cuaca Ekstrem, Wagub Vasko Rusemy Instruksikan Cek Lapangan, Tolak Laporan “Bagus-Bagus”
Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Menyikapi cuaca ekstrem dan potensi bencana yang meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Rusemy, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh perangkat pemerintah, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga nagari, untuk segera bergerak cepat meninjau langsung kondisi masyarakat di lapangan. Wagub Vasko menegaskan bahwa saat Sumbar berada dalam status tanggap darurat, laporan administratif yang terlihat baik tidaklah cukup dan harus segera diganti dengan aksi nyata.
“Saya minta semua perangkat GERAK langsung. Jangan hanya kirim laporan bagus-bagus. Lihat kondisi nyata masyarakat di lapangan,” tegas Wagub Vasko, menekankan pentingnya kejujuran dan kecepatan respons pemerintah.
Instruksi ini dikeluarkan mengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan potensi ekstrem setidaknya selama tiga hari ke depan. Pemerintah daerah mengambil sikap tegas untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas tertinggi.
Prioritaskan Keselamatan Warga dan Mitigasi Maksimal
Wagub Vasko memerintahkan agar seluruh unsur pemerintah merapatkan barisan dan bergerak bersama, memastikan tidak ada lagi korban jiwa akibat bencana. Ia menekankan perlunya kewaspadaan, koordinasi cepat, dan pemaksimalan seluruh langkah mitigasi secara berkelanjutan.
Langkah-langkah taktis yang diinstruksikan oleh Wakil Gubernur mencakup:
- Pembentukan tim pengamanan di setiap titik rawan bencana.
- Penguatan koordinasi lintas sektoral antara berbagai instansi terkait.
- Aktivasi sistem peringatan dini di setiap nagari dan kelurahan.
- Penyiapan dan penentuan lokasi evakuasi yang aman dan mudah diakses.
Wagub secara spesifik meminta seluruh perangkat di tingkat bawah, termasuk nagari dan kelurahan, untuk melaporkan semua informasi lapangan apa adanya, tanpa upaya memoles agar terlihat baik. Hal ini krusial untuk memastikan pengambilan keputusan dan penyaluran bantuan tepat sasaran dan sesuai kondisi riil.
Tolak Birokrasi di Tengah Darurat
Dengan kondisi tanggap darurat, penekanan Wagub Vasko adalah memutus rantai birokrasi yang lambat dan berpotensi menghambat penanganan korban serta pencegahan. Ia mengingatkan bahwa kerja sama dan rasa saling menjaga adalah kunci utama.
“Semua harus bergerak. Kita saling menjaga satu sama lain. Kita tidak mau ada lagi korban jiwa. Waspada, cepat berkoordinasi, dan pastikan keselamatan warga menjadi prioritas,” pesannya.
Inti dari instruksi ini adalah pergeseran fokus dari kewajiban pelaporan administratif menjadi tindakan lapangan yang cepat dan transparan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah Sumbar dalam menghadapi potensi bencana alam seperti banjir, longsor, atau angin kencang yang sering terjadi saat musim cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut. Seluruh perangkat pemerintah diminta memahami urgensi situasi ini dan bertindak sebagai garda terdepan penolong masyarakat.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.