Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 15 Mei 2026 07:17 WIB ·

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia


					Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia Perbesar

Makassar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Paradigma desa sebagai penonton ekonomi nasional mulai digeser secara radikal. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, secara tegas menargetkan komoditas unggulan dari 2.000 lebih desa di Sulawesi Selatan untuk menembus pasar ekspor di 59 negara.

Langkah ambisius ini merupakan pengejawantahan Asta Cita ke-6 Presiden RI, yakni membangun dari bawah. Desa tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan subjek utama yang menggerakkan roda ekonomi global melalui program “Desa Ekspor”.

Desa Tematik: Kunci Menembus Pasar Global
Mendes Yandri menekankan pentingnya komitmen Kepala Desa untuk menciptakan “Desa Tematik”. Setiap desa diminta fokus memetakan satu komoditas unggulan, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, maupun kerajinan. Fokus ini krusial agar pemberdayaan dan pendampingan ekonomi masyarakat berjalan linier dengan kebutuhan pasar dunia.

“Kepala Desa se-Sulawesi Selatan bisa membuat desa-desa tematik. Misalnya, desa yang khusus memproduksi sereh untuk pasar internasional di samping kebutuhan lokal,” ujar Yandri dalam Apel Siaga di Makassar, Rabu (13/5/2026).

Bukan Sekadar Mimpi: Membawa Buyer ke Meja Kontrak
Hambatan terbesar produk desa biasanya terletak pada akses pasar dan standar kualitas. Menjawab hal tersebut, Kementerian Desa berkomitmen tidak hanya memberi arahan, tetapi juga menjembatani transaksi. Mendes menjanjikan akan kembali ke Sulawesi Selatan dengan membawa pembeli (buyer) luar negeri untuk menandatangani kontrak langsung dengan pemerintah desa.

Dengan jangkauan pasar yang lebih luas, produsen lokal dipaksa meningkatkan standar kualitas produk mereka sesuai regulasi internasional. Hal ini secara otomatis akan meningkatkan daya saing ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat secara merata melalui peningkatan skala produksi.

Pembangunan desa kini memiliki standar baru: jika kualitas produk lokal sudah memenuhi selera dunia, maka kemandirian ekonomi desa bukan lagi sekadar slogan, melainkan realitas yang bisa dirasakan langsung oleh rakyat di pelosok Sulawesi Selatan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Menaker Amankan Air Bersih dan Masa Depan Pemuda Nagari

15 Mei 2026 - 10:21 WIB

Desa Ekspor: Senjata Baru Garut Lawan Kemiskinan Ekstrem

15 Mei 2026 - 07:25 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Lilin Kecil Desa: Mesin Utama Pangan Nasional Prabowo

12 Mei 2026 - 06:01 WIB

BPD Jadi Kunci: Mengawal Makan Gratis dan Ekonomi Desa

8 Mei 2026 - 06:01 WIB

Trending di PEMERINTAHAN