Jakarta [DESA MERDEKA] – Selama ini, banyak produk unggulan desa tertahan di gerbang ekspor hanya karena urusan dokumen karantina dan standar mutu yang diabaikan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, kini bergerak cepat dengan menggandeng Badan Karantina Indonesia (Barantin) untuk menghapus hambatan tersebut melalui penguatan literasi bagi 75.266 Kepala Desa.
Langkah strategis ini bertujuan agar perangkat desa dan puluhan ribu pendamping desa memahami detail aturan biosekuriti. Targetnya jelas: produk hilirisasi desa tidak hanya melimpah secara jumlah, tetapi juga lolos standarisasi internasional.
Membangun Benteng Pertahanan Hama di Desa
Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding, menegaskan bahwa desa adalah subjek pembangunan yang memiliki sumber daya mumpuni namun terkendala mutu. Sebagai solusi, Barantin mengusulkan pembentukan Desa Ekspor Berbasis Biosekuriti. Desa ini nantinya akan menjadi benteng pertahanan terhadap hama dan penyakit yang kerap menjadi ganjalan utama dalam perdagangan lintas negara.
Sinergi ini akan membagi peran secara efektif. Kemendes PDT fokus memperkuat kelembagaan BUMDesa, infrastruktur, dan kapasitas produksi. Sementara itu, Barantin menyiapkan sistem pengawasan lalu lintas komoditas serta standar Sanitary dan Phytosanitary (SPS) guna memudahkan akses ke gerbang ekspor.

Gebrakan Satu Desa Satu Komoditas Ekspor
Rencana kolaborasi ini tidak berhenti pada nota kesepahaman di atas kertas. Terdapat beberapa program aksi yang siap diluncurkan untuk memfasilitasi hilirisasi desa, antara lain:
- 1 Desa 1 Komoditas Ekspor: Fokus pada satu produk unggulan yang memiliki daya saing global.
- Klinik Karantina Desa & Sekolah Lapang: Sarana konsultasi langsung bagi petani dan pelaku usaha desa.
- BUMDesa Export Hub: Menjadikan BUMDesa sebagai pusat logistik dan administrasi ekspor.
- Digital Traceability Desa: Sistem pelacakan digital untuk menjamin transparansi asal-usul produk.
Melalui kemitraan dengan delapan asosiasi desa, program ini diharapkan mampu meningkatkan posisi tawar produk desa di mata dunia. Dengan literasi yang tepat, ekspor bukan lagi mimpi bagi warga desa, melainkan realitas ekonomi yang membawa kesejahteraan nyata.
Team Redaksi Untuk Kiriman Rilis Berita
Email : mydesamerdeka@gmail.com


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.