Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 8 Mei 2026 06:01 WIB ·

BPD Jadi Kunci: Mengawal Makan Gratis dan Ekonomi Desa


					BPD Jadi Kunci: Mengawal Makan Gratis dan Ekonomi Desa Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kini memegang mandat besar dalam peta jalan pembangunan nasional. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan bahwa 75.266 desa di Indonesia membutuhkan pengawasan ketat BPD untuk menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan ekonomi dari bawah.

Dalam Dies Natalis BPD ke-27 (7/5/2026), Mendes menekankan bahwa BPD bukan sekadar pelengkap birokrasi, melainkan garda terdepan dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Sinergi ini diharapkan menjadikan desa sebagai subjek aktif pembangunan, bukan sekadar objek penerima bantuan.

Lima Peran Strategis BPD dalam Program Makan Gratis
Badan Gizi Nasional (BGN) merumuskan lima prioritas bagi BPD untuk memastikan program MBG menjadi mesin penggerak ekonomi baru:

  • Pengawasan Akuntabilitas: Menjamin layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan higienis, tepat sasaran, dan transparan.
  • Mobilisasi Rantai Pasok Lokal: Menggerakkan petani, peternak, dan nelayan desa sebagai pemasok utama bahan pangan lokal, sehingga perputaran uang tetap berada di desa.
  • Ekonomi Sirkular: Mendorong pengolahan sampah organik dan sisa pangan SPPG menjadi kompos atau nilai ekonomi lainnya.
  • Energi Terbarukan: Mengembangkan panel surya atau biogas untuk mendukung operasional SPPG yang mandiri energi.
  • Edukasi SDM: Membangun kesadaran gizi masyarakat demi mencetak generasi Indonesia Emas 2045.


Desa Bersinar: Melawan Narkoba dari Akar Rumput
Tak hanya soal perut, keberhasilan desa juga diukur dari ketahanan sosialnya. Mendes Yandri bersama BNN mendorong BPD untuk mensosialisasikan program “Desa Bersinar” (Bersih Narkoba). Hal ini krusial mengingat ancaman narkotika mulai merambah wilayah pelosok. Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Kejaksaan Agung dan Kemendagri, menjadi prasyarat mutlak agar pembangunan fisik desa sejalan dengan pembangunan mental warganya.

Dengan keterlibatan aktif diaspora dalam rencana ekspor hasil hilirisasi desa, masa depan ekonomi perdesaan diproyeksikan tidak hanya kuat di pasar lokal melalui MBG, tetapi juga mampu menembus pasar global. BPD menjadi mata dan telinga pemerintah untuk memastikan seluruh potensi ini bermuara pada kesejahteraan warga desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN