Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 23 Feb 2026 19:39 WIB ·

Wagub Sumbar Bedah Rumah Warga Agam dan Bukittinggi


					Wagub Sumbar Bedah Rumah Warga Agam dan Bukittinggi Perbesar

Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Mimpi Ernita (53) untuk kembali memiliki atap yang layak akhirnya menemui titik terang. Setelah tiga tahun terpaksa menumpang di rumah kerabat karena gubuknya yang reot, buruh tani asal Canduang, Kabupaten Agam ini mendapatkan bantuan renovasi sebesar Rp25 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Pemberian bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, pada Senin (23/2/2026). Selain Ernita, bantuan serupa juga mengalir ke Sumardi, warga Aur Kuning, Kota Bukittinggi, yang selama ini berjuang menghidupi istri dan tiga anaknya di hunian yang jauh dari kata standar kesehatan.

“Rumah Bapak dan Ibu akan kita bantu biaya perbaikannya supaya lebih nyaman. Meski jumlahnya terbatas, insyaallah ini menjadi jalan agar keluarga bisa tinggal di tempat yang lebih layak,” ujar Vasko saat meninjau kondisi hunian warga.

Gotong Royong sebagai Kunci Pembangunan
Bantuan yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumbar ini tidak hanya berupa uang tunai untuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tetapi juga dilengkapi dengan paket sembako. Namun, Vasko menegaskan bahwa uang saja tidak cukup untuk mempercepat proses perbaikan.

Ia menitipkan pesan penting kepada pemerintah nagari, kelurahan, hingga tetangga sekitar untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Sinergi masyarakat lokal dianggap sebagai mesin penggerak agar pembangunan fisik rumah tersebut bisa selesai lebih cepat dari target yang ditentukan.

Menyentuh Kebutuhan Paling Dasar
Program bedah rumah ini menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat berpenghasilan rendah. Bagi Ernita dan Sumardi, dana Rp25 juta bukan sekadar angka, melainkan harapan baru untuk memulai hidup yang lebih bermartabat.

Langkah Pemprov Sumbar melalui program RTLH ini membuktikan bahwa pembangunan sejati adalah pembangunan yang menyentuh fondasi terkecil di tengah masyarakat, yaitu ketenangan di bawah atap rumah sendiri. Kini, Ernita dan Sumardi tinggal menunggu hari hingga rumah mereka benar-benar siap menjadi tempat bernaung yang aman bagi masa depan keluarga.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

APBD Sumbar 2027 Kritis, Anggaran Nagari Terancam Dipangkas

28 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Dapur Umum Lumpuh, Rendang Minang Jadi Penyelamat NTT

25 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Kisah Sukses Dr. Endrizal Hidupkan Ekonomi Pelosok Sumbar

24 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Trending di KABAR PEMDA