Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 21 Feb 2025 20:25 WIB ·

TMMD Kertonatan: Menembus Batas Sukoharjo-Boyolali Lewat Jalur Ekonomi


					TMMD Kertonatan: Menembus Batas Sukoharjo-Boyolali Lewat Jalur Ekonomi Perbesar

Sukoharjo, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Desa Kertonatan di Kecamatan Kartasura kini menjadi titik sentral kolaborasi lintas wilayah. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2025, jalan penghubung strategis antara Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Boyolali resmi mulai dibangun pada Rabu (19/2/2025).

Proyek ini tidak hanya sekadar soal semen dan beton, melainkan upaya mematikan hambatan logistik bagi para petani di perbatasan. Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Supri Siswanto, menegaskan bahwa pemilihan lokasi di Desa Kertonatan didasari oleh fungsinya sebagai akses vital yang menyatukan arus ekonomi dua kabupaten tetangga.

Infrastruktur Dasar: Empat Sasaran Utama
Fokus utama pembangunan fisik kali ini diarahkan pada penguatan mobilitas masyarakat di Dukuh Patahan. Empat target pembangunan yang dikerjakan secara gotong royong meliputi:

  • Betonisasi Jalan: Sepanjang 300 meter dengan lebar 3 meter sebagai jalur utama.
  • Pembuatan Talud: Konstruksi penahan jalan sepanjang 362 meter untuk menjamin keamanan struktur.
  • Drainase: Pembangunan gorong-gorong plat (13,6 x 1,2 meter) guna mencegah genangan air saat musim hujan.
  • Akses Pendukung: Pengurugan tanah padas seluas 400 x 5 meter.

Lebih dari Sekadar Fisik: Membangun Karakter Warga
Sisi lain yang menarik dari TMMD 2025 ini adalah pendekatannya yang holistik. Sembari alat berat bekerja di lapangan, sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah juga menyasar pembangunan manusia. Berbagai penyuluhan disiapkan untuk membekali warga, mulai dari bela negara, kesehatan, hingga pencegahan narkoba yang dipandu langsung oleh jajaran Polres Sukoharjo.

Asisten II Kabupaten Sukoharjo, RM Suseno Wijayanto, yang mewakili Bupati Sukoharjo, menyatakan bahwa program ini adalah instrumen percepatan untuk menaikkan derajat kesehatan dan taraf ekonomi masyarakat desa secara serentak.

Simbol Sinergitas Forkopimda
Dimulainya rangkaian pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh jajaran Forkopimda Sukoharjo. Kehadiran Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menegaskan bahwa aspek keamanan dan hukum juga menjadi pondasi penting dalam pembangunan daerah.

Dengan berakhirnya program ini nanti, Desa Kertonatan diharapkan tidak lagi hanya menjadi desa perbatasan yang sepi, melainkan menjadi koridor ekonomi yang dinamis dan sehat bagi seluruh warga di sekitarnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Trending di KABAR DESA