Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

LINGKUNGAN · 17 Mar 2025 14:54 WIB ·

Tanah Datar Bentuk Satgas Sampah, Targetkan Potensi Ekonomi


					<em>Rapat koordinasi pengelolaan sampah di Ruang Rapat Dinas Kominfo Tanah Datar, Jumat (14/3/2025).</em> Perbesar

Rapat koordinasi pengelolaan sampah di Ruang Rapat Dinas Kominfo Tanah Datar, Jumat (14/3/2025).

Bentuk Satgas Sampah Hingga Nagari, Libatkan Warga dan Targetkan Potensi Ekonomi

Tanah Datar, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar mengambil langkah serius dan masif dalam mengatasi permasalahan sampah dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang jangkauannya mencapai tingkat nagari. Komitmen ini ditegaskan Bupati Eka Putra saat memimpin rapat koordinasi pengelolaan sampah di Ruang Rapat Dinas Kominfo Tanah Datar pada Jumat, 14 Maret 2025.

Pembentukan Satgas ini menjadi strategi utama Pemkab untuk memastikan penanganan sampah dapat dilakukan secara efektif, terjangkau, dan berkelanjutan hingga ke unit masyarakat terkecil. Dengan melibatkan Satgas di tingkat kecamatan dan nagari, diharapkan masalah sampah dapat diatasi langsung dari sumbernya, sehingga mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kami berharap rencana pengelolaan sampah yang terstruktur ini dapat secara signifikan membantu mengurangi masalah sampah yang ada di Kabupaten Tanah Datar,” tegas Bupati Eka Putra.

Pengelolaan Sampah Jadi Sumber Pendapatan
Bupati Eka Putra menekankan bahwa pengelolaan sampah harus dilihat dari dua aspek penting: menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan potensi ekonomi. Ia mendorong masyarakat dan Satgas yang dibentuk untuk tidak hanya fokus pada pengangkutan, tetapi juga pada proses pengolahan yang menghasilkan nilai tambah.

“Pengelolaan sampah yang baik tidak hanya sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi harus dimaksimalkan karena dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat,” jelasnya.

Untuk mewujudkan hal ini, Bupati Eka Putra memberikan contoh keberhasilan daerah-daerah lain yang telah sukses mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomis, seperti pupuk kompos, kerajinan daur ulang, bahkan sumber energi. Ia meyakini, dengan pengelolaan yang terencana dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, sampah di Tanah Datar juga dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki daya jual tinggi. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Tanah Datar dalam menangani permasalahan sampah secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan memanfaatkan potensi ekonomi yang terkandung di dalamnya.

Satgas Jadi Kunci Implementasi Berkelanjutan
Pembentukan Satgas hingga tingkat nagari menjadi indikator bahwa Pemkab Tanah Datar serius dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang holistik dan terdesentralisasi. Satgas di tingkat nagari akan bertanggung jawab penuh dalam edukasi warga mengenai pemilahan sampah, pengumpulan, dan pengolahan awal di tingkat komunitas.

Dengan adanya Satgas ini, kebijakan satu peta persampahan di Tanah Datar diharapkan dapat terimplementasi secara menyeluruh. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran persampahan juga dapat ditingkatkan. Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada sinergi antara Pemkab, Satgas, dan kesadaran kolektif warga nagari. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan Tanah Datar yang bersih, sehat, dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis daur ulang. Target jangka panjang dari langkah ini adalah menciptakan Kabupaten Tanah Datar sebagai wilayah percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Bupati Saat Desa Sukses Mandiri Sampah

8 Mei 2026 - 04:40 WIB

Jumat Bersih Bantarjaya: Melawan Ego Pembuang Sampah “Sambil Lewat”

17 April 2026 - 10:29 WIB

Benteng Hijau Ketapang: Sinergi Relawan Jaga Pesisir Pangkalpinang

4 April 2026 - 18:57 WIB

Papan Larangan Sampah di Desa Sekip Cuma Pajangan

24 Maret 2026 - 15:16 WIB

CCTV Pangkalpinang: ‘Mata Mata’ Elektronik Pemburu Pembuang Sampah Liar

17 Maret 2026 - 13:39 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah Melalui Aturan Baru Sumbar

15 Maret 2026 - 10:57 WIB

Trending di LINGKUNGAN