Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 17 Apr 2025 13:11 WIB ·

Sumbar Prioritaskan Sekolah Rakyat, Anggaran Ratusan Miliar!


					Sumbar Prioritaskan Sekolah Rakyat, Anggaran Ratusan Miliar! Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] – Kabar baik datang dari Sumatera Barat (Sumbar). Provinsi ini terpilih menjadi salah satu dari enam provinsi di Indonesia yang akan mengimplementasikan program Sekolah Rakyat. Kabupaten Solok akan menjadi wilayah pertama di Sumbar yang menjalankan inisiatif pendidikan inovatif ini.

Informasi penting ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, dalam forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2026 yang diselenggarakan pada Kamis (17/4/2025).

Wagub Vasko menekankan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar akan melakukan kajian mendalam terkait kebutuhan dan urgensi program Sekolah Rakyat bagi daerahnya. “Itu akan kita kejar, kaji betul, kenapa daerah kita itu perlu itu. Jadi kita kejar itu, kita sama-sama bawa ke pemerintah pusat, hal-hal dasarnya,” ujar Wagub Vasko dalam forum tersebut.

Lebih lanjut, Wagub Sumbar menyoroti bahwa pengembangan program Sekolah Rakyat ini memerlukan alokasi pendanaan yang signifikan. “Pembangunan Sekolah Rakyat itu bisa tembus sekian ratus miliar pembangunannya. Mudah-mudahan ada program prioritas lain yang kita kaji, tapi program ini bisa kita seriuskan di situ, agar kita bisa kejar arah pembangunan di sana,” jelasnya.

Terpilihnya Sumbar sebagai salah satu dari hanya enam provinsi dari total 38 provinsi di Indonesia yang menerima program Sekolah Rakyat ini merupakan sebuah pencapaian tersendiri bagi Pemprov Sumbar. Hal ini sekaligus menunjukkan pengakuan atas komitmen Pemprov dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayahnya.

Fokus pada Penguatan Identitas Budaya Lokal

Selain memprioritaskan implementasi program Sekolah Rakyat, Wagub Vasko juga memberikan perhatian khusus pada pentingnya penguatan identitas budaya lokal dalam sistem pendidikan di Sumatera Barat.

Sebagai langkah konkret dalam upaya pelestarian budaya, Pemprov Sumbar telah mengambil kebijakan strategis dengan mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler Silek Tradisi di seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) di provinsi tersebut.

“Sedikit tentang Budaya, memang ada hal-hal yang perlu kita perkuat lagi, kita tidak akan lupa mengenai Budaya kita. Pertama, itu sudah kita tes dahulu di Dinas Pendidikan untuk mewajibkan ekstrakurikuler Silek Tradisi yang hampir mengalami penurunan, saya tidak mau sampai punah,” tegas Wagub Vasko.

Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kekhawatiran akan hilangnya warisan budaya Minangkabau di tengah arus modernisasi yang semakin pesat. “Silek Tradisi merupakan seni bela diri tradisional khas Minangkabau yang sarat dengan nilai-nilai filosofis,” pungkas Wagub Vasko, menekankan pentingnya melestarikan seni bela diri ini sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kisah Nurul Fadiah, Melawan ‘Brain Drain’ dari Pesisir Selayar

16 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Menantang Ombak Demi Dasa Darma: Kisah 369 Tunas Muda di Beranda Selatan Selayar

15 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Kisah Alvin di Sekolah Rakyat Dharmasraya Bikin Haru

2 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Kisah Perjuangan Mahyeldi Bakar Semangat Siswa SRT Dharmasraya

2 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Sekolah Rakyat Dharmasraya Titik Balik Putus Rantai Kemiskinan

2 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Kolaborasi Anggota Dewan Dongkrak Penerima PIP SMKN Kletek

31 Juli 2026 - 20:39 WIB

Trending di PENDIDIKAN