Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

LINGKUNGAN · 10 Jan 2024 14:06 WIB ·

Sitiarjo Lawan Banjir: 100 Tempat Sampah Jadi Senjata


					Sitiarjo Lawan Banjir: 100 Tempat Sampah Jadi Senjata Perbesar

Malang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Desa Sitiarjo di Kabupaten Malang kini punya amunisi baru untuk melawan ancaman tahunan: banjir. Melalui pengajuan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Mandiri, desa ini menerima bantuan 100 tempat sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang. Langkah ini bukan sekadar urusan kebersihan, melainkan strategi krusial untuk mencegah pendangkalan saluran air yang sering memicu luapan banjir di wilayah tersebut.

Bantuan yang diserahkan secara bertahap sejak awal tahun ini diterima langsung oleh Kepala Desa Sitiarjo, Mamiek Misnianti. Menurutnya, keberadaan fasilitas sampah yang memadai adalah kunci untuk mengubah kebiasaan warga agar tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai atau selokan.

Mitigasi Bencana Berawal dari Tong Sampah
Sitiarjo dikenal sebagai daerah rawan banjir di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Oleh karena itu, hadirnya 100 tempat sampah ini diharapkan mampu mengurangi penyumbatan saluran air secara signifikan. Kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya menjadi fondasi utama dalam meminimalisir dampak bencana lingkungan yang lebih besar.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kami berharap kesadaran masyarakat Sitiarjo akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat,” ujar Mamiek. Pengelolaan sampah yang baik di tingkat desa adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, asri, dan aman dari ancaman air bah.

Gotong Royong Menjaga Asri Desa
KSM Mandiri Desa Sitiarjo menjadi motor penggerak dalam program ini. Inisiatif desa dalam menjemput bola ke pemerintah kabupaten membuktikan bahwa sinergi antara warga dan instansi terkait sangat efektif dalam menyelesaikan masalah lokal.

Mamiek mengajak seluruh warganya untuk proaktif dan tidak membiarkan tempat sampah tersebut hanya menjadi pajangan. Dengan gerakan bersama membuang sampah pada tempatnya, Sitiarjo berupaya membuktikan bahwa kemandirian desa dalam menjaga lingkungan adalah benteng terkuat melawan bencana.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 289 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kolaborasi Anambas Foundation Ubah Wajah Lingkungan Kuala Maras

8 Juni 2026 - 13:19 WIB

Ancaman Agraria dan Bencana Ekologis Desa di Banjarnegara

26 Mei 2026 - 13:07 WIB

Bantuan Mobil Sampah Pangkas Transit Limbah Tarempa Barat

22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Menguji ‘Nawaitu’ Warga Gununggempol Jadi Kiblat Sampah Nasional

18 Mei 2026 - 15:43 WIB

Benteng Akar Bambu: Cara Warga Naiola Menjinakkan Erosi Sungai

18 Mei 2026 - 14:59 WIB

Menagih Janji Bupati Saat Desa Sukses Mandiri Sampah

8 Mei 2026 - 04:40 WIB

Trending di LINGKUNGAN