Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 28 Apr 2026 23:25 WIB ·

AKPERSI Sumsel Dilantik: Akhiri Era Jurnalisme Asal Bapak Senang


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Palembang, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] – Pers di daerah tidak boleh lagi hanya menjadi pemandu sorak birokrasi. Pelantikan pengurus DPD dan DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Sumatera Selatan periode 2026–2031 di Palembang menjadi alarm keras bagi para pemburu berita untuk kembali ke jalur integritas. Jika jurnalis di 10 kabupaten/kota tetap loyo, maka informasi pembangunan di pelosok desa akan terus terkubur oleh narasi kosong.

Rangkaian Musdalub hingga pelantikan yang dihadiri tokoh nasional dan daerah ini menegaskan satu hal: profesionalisme pers adalah harga mati. Kehadiran Asisten Penasihat Khusus Presiden, Dr. Suyono Thamrin, menunjukkan bahwa jurnalis daerah punya peran vital dalam mengawal sektor energi dan sumber daya mineral yang seringkali bersinggungan langsung dengan lahan dan hak-hak masyarakat desa.

Pers Daerah: Garda Depan atau Sekadar Stempel?
Ketua Umum AKPERSI, Rino Triyono, menantang pengurus baru untuk tidak terjebak dalam agenda seremonial belaka. Fokus pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi profesi adalah satu-satunya jalan agar pers daerah tidak dianggap remeh. Di tengah derasnya arus digital, Sumatera Selatan dituntut menjadi contoh ekosistem pers yang independen dan berintegritas.

Struktur baru yang dipimpin oleh M. Yusron Afifi harus mampu menghadirkan program kerja nyata yang berdampak hingga ke akar rumput. Jurnalis di tingkat DPC, mulai dari Musi Banyuasin hingga OKU Timur, memikul tanggung jawab besar sebagai pilar demokrasi yang harus berani bersuara objektif demi kemajuan bangsa.

Sinergi Tanpa Kompromi Harga Diri
Apresiasi pemerintah terhadap peran strategis AKPERSI harus dibayar dengan kualitas karya jurnalistik yang bermutu. Jurnalis diharapkan menjadi jembatan informasi yang cerdas secara intelektual namun tetap memegang teguh marwah profesi. Sinergi dengan pemerintah daerah dan kepolisian bukan berarti pers kehilangan taringnya dalam melakukan fungsi kontrol sosial.

Dengan pengucapan sumpah jabatan yang khidmat, AKPERSI Sumsel kini resmi memiliki mandat untuk membersihkan ekosistem informasi dari praktik jurnalisme abal-abal. Tantangan digital sudah di depan mata; pilihannya hanya dua: menjadi pers yang maju untuk Indonesia atau tenggelam dalam arus informasi yang menyesatkan.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ayah Wajib Hadir: Formula Miliaran Rupiah Desa Lerep Cegah Fatherless

27 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Resonansi Metafisika Jawa dan Kedaulatan Pangan dari Desa Banyubiru

26 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Ketika Regulasi Kementan Tunduk pada Kuasa Elit Gampong

23 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Sengketa Silado: Potret Luka Desa Dijajah Kapitalisme Urban

22 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Menghirup Asap, Menghitung Selisih Bantuan di Karang Mulya

13 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Retak Rumah Tangga Minang dan Tumpulnya Taji Adat

10 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Trending di SOSBUD