Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 19 Apr 2026 15:05 WIB ·

Kebangkitan BKMT Sungai Limau: Dari Masjid Membangun Ekonomi Desa


					Pelantikan BKMT Sungai Limau Jadi Ajang Kebangkitan UMKM Lokal Perbesar

Pelantikan BKMT Sungai Limau Jadi Ajang Kebangkitan UMKM Lokal

Sungai Limau, Padang Pariaman [DESA MERDEKA] Setelah sekian lama “tertidur”, semangat baru meledak di Masjid Islamic Center IKAPS Pilubang, Minggu (19/04/2026). Sebanyak 1.500 jamaah menjadi saksi bangkitnya pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sungai Limau periode 2026–2031. Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol kembalinya motor penggerak spiritual dan ekonomi bagi warga desa.

Ketua BKMT Padang Pariaman, Endarmy, secara resmi melantik Dr. Marfiyanti sebagai nakhoda baru. Dengan nada haru bercampur bangga, Endarmy mengapresiasi kebangkitan organisasi ini. “Saya salut kepada BKMT Sungai Limau yang sudah bangun dari tidurnya,” ujarnya di hadapan jamaah yang memadati masjid.

Pengusaha UMKM Lokal Hadir dalam Momentum Pelantikan Pengurus BKMT Sungai Limau, Minggu (19/04/2026) di halaman Masjid IC IKAPS Pilubang Sungai Limau. (Foto: Indra Dewi)

Inspirasi dari Masjid untuk Kantong Warga
Kemeriahan tidak hanya terasa di dalam rumah ibadah. Di halaman masjid, denyut nadi ekonomi desa berdenyut kencang. Para pelaku UMKM lokal berjejer menjajakan kuliner dan produk fesyen, membuktikan bahwa gerakan majelis taklim mampu menggerakkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Kehadiran motivator internasional, Prof. Willy, menambah daya magis acara ini. Melalui Yayasan Anak Muda Anti Nganggur, ia menitipkan pesan yang menyentuh realitas hidup warga desa: “Sehatkan badan, sehatkan akal, dan sehatkan kantong.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa iman dan kesejahteraan harus berjalan beriringan.

Menjaga Identitas, Menolak Politik Praktis
Meski semangat organisasi berkobar, Endarmy atau yang akrab disapa Bunda, mewanti-wanti satu hal penting: netralitas. Ia dengan tegas meminta pengurus baru untuk tidak menyeret BKMT ke dalam arus politik praktis demi menjaga marwah organisasi sebagai pemersatu umat di tingkat akar rumput.

Ke depan, BKMT Sungai Limau sudah dinanti berbagai agenda besar, termasuk ‘BKMT Festival’ yang akan mempertandingkan MTQ hingga rebana. Dengan struktur pengurus inti yang kini dipimpin Dr. Marfiyanti (Ketua), Mahdalena (Sekretaris), dan Zurniati (Bendahara), harapan besar kini disampirkan pada pundak mereka untuk membawa perubahan nyata bagi kecamatan selama lima tahun ke depan.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 184 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Nestapa Subari: Sisi Lain Keadilan Restoratif Desa Trangkil

31 Juli 2026 - 07:37 WIB

Minta Maaf Tak Cukup, Sanksi Adat Menanti di Kuranji

30 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menanti Negara Mengakui Batas Administrasi Wilayah Adat Desa Darmo

29 Juli 2026 - 16:27 WIB

Kampus Sumbar Didorong Teliti dan Lestarikan Budaya Minangkabau

27 Juli 2026 - 06:01 WIB

Septiani: Tulang Punggung yang Berpulang di PT PEI HAI

25 Juli 2026 - 14:27 WIB

Menjaga Hutan Lewat Tradisi Krapyak Saparan di Bonosari

24 Juli 2026 - 14:02 WIB

Trending di SOSBUD