Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 19 Feb 2026 19:48 WIB ·

Siasat Desa Jatian Kelola Anggaran Satu Miliar Saat Dipangkas


					Siasat Desa Jatian Kelola Anggaran Satu Miliar Saat Dipangkas Perbesar

Jember, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Pemerintah Desa Jatian kini tengah menghadapi tantangan besar dalam menjaga ritme pembangunan di tengah pemangkasan anggaran yang signifikan. Melalui perhitungan matang dan kebijakan khusus, Pemerintah Desa bersama BPD resmi menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026 sebesar Rp1.094.085.470, Rabu (18/2/2026).

Pj Kepala Desa Jatian, Bunda Nofa, menegaskan bahwa pengurangan dana tahun ini memaksa pemerintah desa untuk bekerja ekstra cerdik. Anggaran yang terbatas mengharuskan adanya prioritas yang tajam agar aspirasi masyarakat tetap terakomodasi tanpa mengganggu perputaran ekonomi lokal.

“Kami harus membuat keputusan dan perhitungan yang sangat tepat. Targetnya, pembangunan di lingkungan Desa Jatian tetap berjalan sesuai harapan meski ketersediaan dana berkurang drastis,” ungkap Bunda Nofa dalam rapat penetapan di Balai Desa Jatian.

Rincian Anggaran Desa Jatian Tahun 2026
Dalam pemaparan bersama Bendahara Desa, terungkap rincian sumber dana yang menjadi napas pembangunan Desa Jatian sepanjang tahun ini:

  • Alokasi Dana Desa (ADD): Rp624.689.470
  • Dana Desa (DD): Rp373.456.000
  • Pendapatan Asli Desa (PAD): Rp50.900.000
  • Bagi Hasil Pajak & Retribusi: Rp45.040.000

Total anggaran senilai Rp1,09 miliar ini telah dialokasikan ke berbagai sub-kegiatan pendanaan yang telah melalui proses seleksi ketat agar tetap menyentuh kebutuhan primer warga.

Gotong Royong Menjaga Stabilitas
Penetapan anggaran ini turut disaksikan oleh jajaran Muspika Pakusari, tokoh masyarakat, hingga elemen pemuda. Kehadiran guru PAUD, pengelola TPA, dan pendamping PKH menunjukkan bahwa anggaran tersebut mencakup sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial yang luas.

Pemerintah Desa Jatian berharap situasi pemotongan anggaran ini hanya bersifat sementara. Harapannya, Pemerintah Pusat dapat segera menormalkan kembali distribusi dana desa guna memaksimalkan pembangunan infrastruktur dan mempercepat perputaran uang di masyarakat. Meski dana “mengecil”, semangat gotong royong antar-RT dan RW di Jatian menjadi kunci utama agar pembangunan tidak terhambat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tudingan Sepihak: Kades Nyonyifi Resmi Laporkan Darwis Yusuf Atas Dugaan Penyerobotan Lahan

25 Juni 2026 - 20:19 WIB

Sinergi Gotong Royong Wali Murid Warnai Kelulusan SDN Bantarjaya 05 Bekasi

24 Juni 2026 - 13:14 WIB

AI dan Bansos: Akhir Era ‘Main Mata’ Perangkat Desa?

24 Juni 2026 - 08:49 WIB

Momen Haru Angkatan XV PAUD Satria Mandiri: Sinergi Desa Balitata Cetak Generasi Emas

23 Juni 2026 - 21:12 WIB

Klinik APBDesa Singosari,Sekolah Tata Kelola yang Menginspirasi Desa

23 Juni 2026 - 12:52 WIB

Pasca-Audit Investigasi, Warga Kembali Segel Kantor Desa Loleo

23 Juni 2026 - 06:10 WIB

Trending di RAGAM