Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 22 Mei 2026 08:03 WIB ·

Siaga Karhutla Sumatera Barat: Pasia Laweh Jadi Benteng Pencegahan


					Siaga Karhutla Sumatera Barat: Pasia Laweh Jadi Benteng Pencegahan Perbesar

Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Ancaman nyata El Nino 2026 yang datang lebih cepat memaksa Sumatera Barat memindahkan barisan pertahanan utamanya langsung ke wilayah pedesaan. Alih-alih berkumpul di pusat kota, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memilih memimpin langsung Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi 2026 di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Kamis (21/05/2026). Langkah out of the box ini menegaskan bahwa kunci utama penghentian bencana kabut asap berada di tangan masyarakat nagari.

Pilihan lokasi ini menjadi logis mengingat sejarah kelam tahun 2025, saat lebih dari 1.450 hektare lahan di Ranah Minang hangus terbakar dari total 110 kejadian. Wilayah seperti Kabupaten Agam, Solok, dan Lima Puluh Kota bahkan sempat lumpuh dalam status tanggap darurat.

Gubernur Mahyeldi secara blak-blakan membongkar bahwa pemicu utama petaka lingkungan ini bersumber dari aktivitas manusia di sekitar hutan. Mulai dari kebiasaan membuka lahan pertanian dengan cara membakar, kelalaian harian, pembalakan liar, pola ladang berpindah, hingga konflik klaim agraria.

“Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi, koordinasi, dan komitmen kuat dari seluruh pihak agar ancaman kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini,” ujar Mahyeldi di hadapan peserta apel yang melibatkan 12 UPTD dari 11 kabupaten dan kota.

Berdasarkan peringatan dini BMKG, fase kritis akan terjadi pada periode Juni hingga September 2026 akibat transisi cuaca ekstrem. Menyikapi hal itu, strategi tahun ini diubah total: penanganan harus berpindah ke hulu melalui deteksi dini titik panas (hotspot) dan patroli terpadu sebelum api meluas, sesuai arahan hasil Apel Siaga Nasional di Palembang.

Untuk mengunci pergerakan api, Gubernur menginstruksikan seluruh elemen operasional—mulai dari Pemda, TNI, Polri, hingga sektor swasta—bergerak dalam satu komando logistik yang siaga 24 jam. Namun, senjata rahasia sesungguhnya ada pada reaktivasi hukum adat dan kepedulian komunitas lokal. Mahyeldi merangkul tokoh-tokoh kunci pedesaan seperti Ninik Mamak, Cadiak Pandai, Alim Ulama, Bundo Kanduang, hingga kelompok Perhutanan Sosial serta Masyarakat Peduli Api untuk menghadang kecerobohan pembukaan lahan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang. Kita tentu berharap kejadian karhutla tahun 2025 tidak terulang kembali di tahun 2026,” tegasnya.

Sebagai simbol komitmen jangka panjang penyelematan ekosistem pedesaan, kegiatan diakhiri dengan penanaman pohon manggis oleh Gubernur. Tidak hanya itu, fondasi fisik pengingat bagi warga juga resmi dimulai lewat peletakan batu pertama pembangunan Monumen Nagari Peduli Hutan langsung di tanah Pasia Laweh.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jalan Mulus Limau Manis: Syukuran Warga atau Lonceng Kematian Desa?

1 November 2026 - 00:04 WIB

Solusi Roda Tiga Pangkas Tani dan Karhutla Kapuas

29 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Jalur Tikus Transaksi Gelap Mengurung Ratusan Desa Sumbar

24 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Rentetan Krisis Hantam Sumbar, Perda Ketahanan Keluarga Diuji

19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Menantang Bukit Limau Manis, Jalan Fisika Padang Akhirnya Diaspal

19 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Jawab Warning KPK, Sumbar Rombak Aliran Anggaran Pascabencana

15 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Trending di KABAR PEMDA