Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 20 Mei 2026 13:41 WIB ·

Anggaran Fasilitas Jabatan Bupati Dialihkan Jadi Ambulans Desa Kabupaten Serang


					(Foto: dok Pemkab Serang) Perbesar

(Foto: dok Pemkab Serang)

Serang, Banten [DESA MERDEKA] – Warga pelosok Kabupaten Serang kini punya talian nyawa baru di jalan raya. Alih-alih membakar uang negara untuk bayar listrik rumah dinas mewah atau pajak STNK mobil mulus sang kepala daerah, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memilih mengembalikan seluruh hak fasilitasnya ke tengah masyarakat. Seluruh anggaran operasional jabatan tersebut resmi dipotong dan disuntikkan langsung menjadi bantuan ambulans desa Kabupaten Serang serta program rumah tidak layak huni (rutilahu).

Langkah out of the box ini dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Serang, Fariz Ruhiyatullah. Sejak resmi dilantik, sang bupati memilih mengosongkan rumah dinas dan mengandangkan kendaraan dinasnya.

“Beliau tidak menggunakan fasilitas rumah dinas jabatan beserta seluruh komponen pembiayaannya, mulai dari pemeliharaan, peralatan, hingga beban biaya harian seperti listrik, air, dan telepon,” ujar Fariz.

Kebijakan hemat ekstrem ini juga menyasar kendaraan dinas. Pajak STNK hingga biaya servis rutin mobil bupati dicoret dari daftar pengeluaran daerah. Dampaknya, Pemerintah Kabupaten Serang mendadak punya ruang fiskal segar yang bisa langsung menyentuh problem mendasar di level desa.

Daripada menjadi simbol kemewahan yang mengasingkan pemimpin dari rakyatnya, ruang anggaran yang longgar ini dipakai untuk menambal dua urusan wajib: isi perut bumi pedesaan lewat hunian yang manusiawi dan kecepatan evakuasi medis saat warga sakit. Pengalihan APBD ini menjadi bukti nyata bahwa efisiensi anggaran di tingkat atas bisa menjadi bahan bakar utama bagi percepatan pembangunan desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Trending di KABAR PEMDA