Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 17 Jun 2025 16:27 WIB ·

Semarak Desa Bengkel: Bangkitkan UMKM dan Budaya Buleleng


					Semarak Desa Bengkel: Bangkitkan UMKM dan Budaya Buleleng Perbesar

Buleleng, Bali [DESA MERDEKA] Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengapresiasi pelaksanaan Semarak Desa Bengkel di Kecamatan Busungbiu. Kegiatan ini dinilai mampu membangkitkan pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kapasitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di desa tersebut. Acara yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 14-15 Juni 2025, di Gedung IPSA Desa Bengkel, merupakan kolaborasi antara Pemerintah Desa Bengkel, Desa Adat Bengkel, dan Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Bali.

“Kegiatan ini menjadi ruang kebangkitan potensi desa, baik dari sisi sejarah, seni budaya, maupun produk lokal UMKM,” ujar Gede Supriatna saat memberikan sambutan.

Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna memberikan sambutan di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Bali, Sabtu (14/6/2025).

Supriatna menegaskan bahwa Semarak Desa Bengkel sejalan dengan program integrasi sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata yang tengah digalakkan oleh pemerintah daerah. Ia menambahkan, kolaborasi dengan organisasi seperti PPUMI Bali sangat positif karena berfokus pada pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro. Dengan lebih dari 63.000 pelaku UMKM di Buleleng, potensi ekonomi lokal dinilai sangat besar jika didukung secara optimal. “Melalui pariwisata, hasil produksi pertanian yang diolah UMKM bisa terserap dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Wakil Bupati yang akrab disapa Supit ini optimis kegiatan serupa dapat direplikasi di desa-desa lain di Buleleng. Menurutnya, semangat kolaborasi dan pelibatan UMKM serta tokoh adat adalah kunci keberhasilan pengembangan potensi desa.

Sementara itu, Perbekel Bengkel, Putu Artana, menyampaikan bahwa Semarak Desa Bengkel juga menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas desa. Hal ini diwujudkan melalui pembentukan awig-awig (aturan adat) dan peraturan pelaksana (pralinem). “Sebagai landasan, kami akan menyusun awig-awig dan mengadaptasi beberapa referensi dari Sabunkaw. Harapannya, nanti bisa diserahkan oleh Ketatatuhan secara bertahap agar warga bisa memahami kembali jati diri mereka sebagai warga Bengkel,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dibawakan oleh Anggota DPD RI, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Artana menambahkan, sejarah Desa Bengkel akan diungkap melalui peluncuran buku, diskusi sejarah, hingga kunjungan ke pameran kuliner khas Bengkel bertajuk “Nyakan Disisi”. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas dan tokoh adat, ditekankan penting dalam mewujudkan Desa Bengkel sebagai desa wisata yang lestari.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Trending di RAGAM