Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

KORUPSI · 1 Mei 2026 15:40 WIB ·

Audit Investigatif: Harga Mati Ungkap Korupsi Desa Loleo


					Audit Investigatif: Harga Mati Ungkap Korupsi Desa Loleo Perbesar

Obi Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara [DESA MERDEKA] Aroma penyimpangan anggaran di Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, kini mencapai titik didih. Dugaan kebocoran Dana Desa (DD) senilai ratusan juta rupiah memicu reaksi keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM KANe Malut). Mereka menuntut transparansi total dan mendesak Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan segera turun tangan melakukan audit investigatif menyeluruh.

Keresahan masyarakat yang memuncak menjadi pendorong utama tuntutan ini. Pasalnya, terdapat indikasi kuat bahwa anggaran yang seharusnya menjadi mesin penggerak pembangunan desa, diduga justru mengalir ke kantong pribadi oknum aparat. Audit investigatif dipandang sebagai satu-satunya instrumen hukum yang mampu membedah manipulasi laporan administrasi yang selama ini diduga hanya formalitas di atas kertas.

Membongkar Laporan “Formalitas” di Atas Kertas
Sekretaris LSM KANe Malut, Asbar Sandiah, menegaskan bahwa audit investigatif adalah langkah yang tidak bisa ditawar lagi. Menurutnya, lemahnya pengawasan internal selama ini memberi ruang bagi oknum untuk “main mata” dengan anggaran rakyat. Audit ini bertujuan untuk menguji validitas Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dan melakukan sinkronisasi antara besarnya pencairan dana dengan kualitas pekerjaan fisik di lapangan.

“Jangan menunggu kegaduhan meluas. Audit investigatif adalah harga mati untuk mengungkap fakta. Ini uang rakyat, bukan modal pribadi,” ujar Asbar dalam keterangan pers, Jumat (1/5/2026). Ia memperingatkan bahwa laporan fisik di lapangan sering kali menunjukkan ketimpangan mencolok jika dibandingkan dengan dokumen administratif yang disodorkan.

Bola Panas dan Ujian Nyali Inspektorat
Kini, kepercayaan publik Desa Loleo bergantung sepenuhnya pada keberanian Inspektorat Halmahera Selatan. LSM KANe memberikan peringatan keras agar proses pemeriksaan dilakukan secara profesional tanpa intervensi. Jika ditemukan bukti otentik tindak pidana korupsi, tidak ada ruang kompromi bagi siapa pun—termasuk kepala desa maupun perangkatnya—untuk lepas dari jerat hukum.

Masyarakat kini menunggu langkah nyata, bukan sekadar janji normatif di belakang meja. Apakah Inspektorat memiliki nyali untuk membongkar dugaan “perampokan” uang rakyat ini hingga ke akarnya? Bola panas sudah dilempar, dan transparansi adalah satu-satunya cara untuk mendinginkannya.

Disclaimer:
Berita ini disusun berdasarkan pernyataan sikap dari LSM KANe Maluku Utara. Redaksi memberikan ruang bagi pihak Pemerintah Desa Loleo maupun instansi terkait untuk memberikan klarifikasi atau hak jawab sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 65 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aset Mewah Kades Loleo Picu Desakan Audit Investigatif

29 April 2026 - 12:54 WIB

Gerah Dana Desa Jadi Ladang Kekayaan, Warga Loleo Laporkan Kades ke Kejari

27 April 2026 - 16:17 WIB

Borok Desa Loleo: Dana Rakyat Menjelma Jadi Mobil Mewah

27 April 2026 - 12:31 WIB

Skandal Media Malaka: Anggaran Cair Tanpa Bukti Berita

26 April 2026 - 15:52 WIB

Dana Website Raib, Pencairan Dana Desa Haitimuk Terhambat

24 April 2026 - 19:38 WIB

Gugatan Praperadilan: Sengketa Hukum di Proyek RSU Nias

7 April 2026 - 16:40 WIB

Trending di KORUPSI