Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 17 Apr 2026 15:08 WIB ·

Sawah Sumbar Bangkit: Rehabilitasi Lahan Desa Dipercepat 100 Persen


					Sawah Sumbar Bangkit: Rehabilitasi Lahan Desa Dipercepat 100 Persen Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tengah berkejaran dengan waktu untuk memulihkan ribuan hektare lahan sawah desa yang terdampak bencana hidrometeorologi. Rehabilitasi ini bukan sekadar pembersihan material, melainkan upaya menyeluruh untuk mengembalikan fungsi lahan agar petani bisa segera turun ke sawah.

Hingga Jumat (17/4/2026), progres di lapangan menunjukkan hasil signifikan. Di beberapa wilayah strategis seperti Kabupaten Solok, Tanah Datar, Kota Padang, dan Pariaman, realisasi pencairan anggaran rehabilitasi lahan bahkan sudah menyentuh angka 100 persen. Hal ini memastikan petani memiliki modal untuk memulai kembali produksi pangan mereka.

Memulihkan Fungsi, Bukan Sekadar Membersihkan
Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumbar, Afniwirman, menjelaskan bahwa tantangan utama adalah ketebalan sedimentasi yang menutupi lahan dan rusaknya jaringan irigasi. Total lahan terdampak mencapai ribuan hektare, termasuk 2.540 hektare yang rusak berat dan 730 hektare yang hilang akibat bencana.

“Penanganan tidak hanya berupa pembersihan material, tapi mencakup normalisasi sedimentasi dan perbaikan irigasi agar tanah kembali layak tanam,” ujar Afniwirman. Proses teknis ini dilakukan beriringan dengan akuntabilitas administratif guna memastikan bantuan Rp455 Miliar dari Kementerian Pertanian tepat sasaran.

Dana Rp455 Miliar untuk Nafas Petani
Anggaran fantastis tersebut merupakan bantuan total untuk sektor pertanian di Sumbar. Dana ini dialokasikan secara komprehensif untuk:

  • Pemulihan Lahan: Rehabilitasi lahan rusak ringan hingga berat.
  • Infrastruktur: Perbaikan saluran irigasi dan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).
  • Bantuan Bibit: Penyaluran bibit padi, jagung, hingga cokelat untuk kelompok tani.
Status Lahan Terdampak Luasan (Hektare)
Rusak Ringan 2.802
Rusak Sedang 1.100
Rusak Berat 2.540,69
Hilang 730,97

Strategi Percepatan Tanpa Celah
Untuk memangkas waktu, Pemprov Sumbar menerapkan strategi penyederhanaan koordinasi lintas sektor dan percepatan verifikasi calon petani serta lokasi (CP/CL). Mekanisme penyaluran dana dilakukan secara berjenjang dari pusat ke provinsi, lalu langsung ke kelompok tani guna menjamin transparansi.

Pemprov Sumbar berkomitmen menuntaskan proses ini segera. Dengan pulihnya lahan sawah di desa-desa, ketahanan pangan daerah tetap terjaga dan ekonomi masyarakat petani dapat kembali stabil pascabencana.

Informasi SEO

Frasa Kunci Utama: Rehabilitasi Sawah Pascabencana Sumatera Barat

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Danantara-Sumbar: Hilirisasi Gambir dan Kelapa Jadi Prioritas

16 April 2026 - 08:08 WIB

Pangkalpinang Genjot Serapan APBD Tanpa Bebani Dompet Rakyat

16 April 2026 - 05:08 WIB

Stabilitas Politik: Fondasi Utama Percepatan Pembangunan Desa

15 April 2026 - 20:30 WIB

Mahyeldi Serap Ilmu Tokoh Dunia Demi Pimpin Sumbar

15 April 2026 - 19:17 WIB

Duplikasi Model Pariaman: Petani Desa Sumbar Tembus Pasar Jakarta

15 April 2026 - 18:07 WIB

Paradoks Pesisir Selatan: Kaya Alam Namun Masih Daerah Miskin

13 April 2026 - 11:03 WIB

Trending di PEMDA