Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 17 Des 2025 11:40 WIB ·

Presiden Prabowo Instruksikan Pembangunan Lumbung Desa di Tiap Daerah


					Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (15/12/2025). Sidang tersebut dilaksanakan dalam rangka menghadapi penghujung tahun 2025 sekaligus membahas berbagai perkembangan strategis nasional, termasuk penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Perbesar

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (15/12/2025). Sidang tersebut dilaksanakan dalam rangka menghadapi penghujung tahun 2025 sekaligus membahas berbagai perkembangan strategis nasional, termasuk penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Jakarta [DESA MERDEKA] – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya setiap provinsi di Indonesia mencapai swasembada pangan melalui pengaktifan kembali konsep lumbung desa. Hal ini ditekankan Presiden demi memastikan penduduk, terutama di wilayah pedalaman, tetap mampu bertahan hidup secara mandiri saat menghadapi situasi darurat atau bencana alam.

Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo di hadapan seluruh kepala daerah wilayah Papua, mulai dari bupati, wali kota, hingga gubernur, dalam pertemuan di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (16/12/2025).

Belajar dari Bencana di Berbagai Wilayah
Presiden menyoroti rentetan bencana yang baru-baru ini terjadi di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat. Menurutnya, gangguan logistik dan terputusnya jalur komunikasi saat bencana menjadi ancaman nyata bagi ketahanan hidup warga.

“Jika terjadi komunikasi terputus, desa harus bisa bertahan, kecamatan harus bisa bertahan, dan kabupaten juga harus bisa bertahan,” tegas Presiden Prabowo.

Sebagai langkah konkret, Presiden telah menginstruksikan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, untuk mempercepat penanaman sumber pangan baru hingga ke tingkat kabupaten. Tujuannya agar stok pangan tersedia di lokasi yang paling dekat dengan pemukiman warga, sehingga tidak ada ketergantungan penuh pada pasokan dari luar daerah.

Mengatasi Masalah Logistik dan Ketimpangan Harga
Selain faktor keamanan pangan saat bencana, Presiden menyoroti masalah biaya logistik yang tinggi. Indonesia yang memiliki wilayah sangat luas kerap mengalami anomali harga pangan akibat kendala distribusi.

“Negara kita terlalu besar. Beras yang mungkin diproduksi di satu daerah harganya Rp9.000, tetapi di provinsi lain bisa melonjak menjadi Rp25.000 karena faktor komunikasi dan logistik. Kondisi geografis ini memaksa kita untuk mengejar swasembada di masing-masing wilayah,” jelasnya.

Menghidupkan Kembali Budaya Nenek Moyang
Prabowo mengajak para kepala daerah untuk menilik kembali kearifan lokal masa lalu. Ia mengenang bagaimana nenek moyang bangsa Indonesia selalu memiliki lumbung desa sebagai cadangan pangan yang kuat. Baginya, lumbung desa adalah bentuk mitigasi paling efektif untuk menghadapi kemungkinan terburuk di masa depan.

Revitalisasi lumbung pangan ini diharapkan tidak hanya menjadi gudang penyimpanan, tetapi juga pusat kemandirian ekonomi desa yang mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan gizi bagi masyarakat di pelosok Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menghirup Asap, Menghitung Selisih Bantuan di Karang Mulya

13 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Retak Rumah Tangga Minang dan Tumpulnya Taji Adat

10 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Galodo Arosuka: Bantuan Perantau S3 dan Realita Ratusan Korban

6 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Darurat Kasus Kekerasan Seksual: Mengapa Jalur Damai Melanggar UU TPKS?

4 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Menggugat Alarm Mitigasi dari Hulu Nagari

2 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Layanan Kesehatan Gratis KAI Dekatkan Medis Warga Bumiayu

16 September 2026 - 12:21 WIB

Trending di SOSBUD