Malaka, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] – Semangat gotong royong dan rasa persaudaraan yang kental kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kabupaten Malaka. Mengetahui saudara sesama NTT sedang tertimpa musibah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Pulau Flores, warga dan komunitas pelaku usaha bergerak cepat mengulurkan tangan.
Melalui posko kemanusiaan darurat yang difasilitasi oleh Polres Malaka, arus kepedulian dari pelosok daerah mengalir deras. Hanya dalam kurun waktu satu hari, posko kemanusiaan ini langsung dipenuhi hantaran logistik pokok, terutama dari para pelaku usaha mikro dan warga di kawasan Kota Betun serta sekitarnya.
Langkah respons cepat ini menjadi potret nyata kuatnya jaring sosial di tingkat akar rumput ketika ada wilayah lain yang membutuhkan bantuan darurat.
Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., mengungkapkan kekagumannya terhadap ketulusan masyarakat setempat. Seluruh barang yang datang merupakan bentuk empati murni untuk meringankan beban para pengungsi di Flores.
“Respons masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Betun sangat cepat. Hanya dalam sehari, posko langsung dipenuhi titipan bantuan untuk saudara kita di pengungsian,” tutur AKBP Riki Ganjar Gumilar di sela-sela memantau kesiapan logistik, Senin (17/8/2026).
Sebagai wujud akuntabilitas informasi dan keterbukaan kepada publik, posko kemanusiaan mencatat seluruh hantaran logistik warga yang siap diberangkatkan. Bantuan pokok tersebut dikelompokkan berdasarkan kebutuhan mendesak di tenda darurat:
- Bahan Pangan Utama: 52 karung beras, 401 dos mi instan, 5 dos minyak goreng, dan 14 dos ikan sarden.
- Logistik Balita & Anak: 4 dos susu formula anak dan 1 ball pakaian khusus anak-anak.
- Sanitasi & Kebutuhan Harian: 8 ball pakaian layak pakai dewasa, 22 dos biskuit, 20 dos air mineral, 2 dos kopi, serta 3 dos deterjen bubuk.
Bila dikonversikan ke dalam nilai materi, seluruh donasi gotong royong yang terkumpul dari masyarakat dalam sehari ini mencapai Rp82.623.000.
Bantuan logistik ini dilepas menggunakan armada truk Dalmas dengan pengawalan Patwal Lantas Polres Malaka menuju Polda NTT.
Pendistribusian di lapangan nantinya akan dikoordinasikan penuh oleh Polda NTT agar bisa menyasar langsung ke titik-titik posko desa darurat di beberapa kabupaten terdampak Flores.
Aksi kesetiakawanan sosial ini membuktikan bahwa batas geografis tidak menghalangi kepedulian. Pihak Polres Malaka juga menegaskan siap membuka kembali jembatan kebaikan ini apabila kondisi lapangan dan kebutuhan warga di desa-desa pengungsian Flores masih membutuhkan uluran tangan lanjutan.

Desa Membangun Negeri


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.