Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 17 Agu 2026 09:26 WIB ·

Tim Evaluator UNESCO Tiba di Sumbar, Geopark Ranah Minang Silokek Jalani Validasi


					Tim Evaluator UNESCO Tiba di Sumbar, Geopark Ranah Minang Silokek Jalani Validasi Perbesar

PADANG PARIAMAN, Sumatera Barat ( DESA MERDEKA)— Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memastikan kesiapan untuk mendukung proses evaluasi Aspiring UNESCO Global Geopark (aUGGp) Ranah Minang Silokek di Kabupaten Sijunjung. Evaluasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat upaya Ranah Minang Silokek menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, saat menyambut kedatangan Tim Evaluator UNESCO bersama Tim Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) di VIP Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (16/8/2026).

Arry mengatakan, Pemprov Sumbar menyambut baik kedatangan tim evaluator yang akan melakukan proses validasi terhadap aUGGp Ranah Minang Silokek. Pemerintah daerah, menurutnya, siap mendukung seluruh rangkaian evaluasi agar dapat berjalan lancar dan memberikan gambaran yang utuh mengenai potensi serta pengelolaan Geopark Ranah Minang Silokek.

“Kita menyambut baik kedatangan tim evaluator UNESCO dan KNGI. Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menunjukkan potensi Ranah Minang Silokek sekaligus melihat sejauh mana pengelolaannya telah memenuhi standar yang ditetapkan,” ujar Arry.

Menurutnya, proses evaluasi tersebut tidak hanya penting dari sisi pengakuan internasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan keberadaan geopark memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat, khususnya melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan, pelestarian lingkungan dan budaya, serta penguatan ekonomi masyarakat setempat.

“Yang paling penting, bagaimana geopark ini tidak hanya menjadi sebuah status atau pengakuan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Arry menambahkan, Geopark Ranah Minang Silokek memiliki kekayaan dan keunikan yang menjadi modal penting untuk dikembangkan. Karena itu, proses evaluasi diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperlihatkan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah bersama pemangku kepentingan dalam menjaga dan mengembangkan kawasan tersebut.

“Potensi geologi, keanekaragaman hayati, dan kekayaan budaya yang dimiliki harus kita jaga. Pada saat yang sama, potensi tersebut harus mampu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” lanjutnya.

Tim Evaluator UNESCO bersama Tim KNGI dijadwalkan melakukan validasi aUGGp Ranah Minang Silokek selama lima hari, mulai 16 hingga 21 Agustus 2026. Selama proses tersebut, tim akan melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan pengelolaan geopark di Kabupaten Sijunjung.

Sebelumnya, UNESCO telah menetapkan jadwal evaluasi aUGGp dan revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp) tahun 2026 bagi sejumlah geopark di Indonesia, termasuk Geopark Ranah Minang Silokek yang saat ini berstatus Aspiring UNESCO Global Geopark.

Sekda berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan dukungan terbaik selama proses evaluasi berlangsung. Menurutnya, evaluasi tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mendapatkan masukan yang konstruktif bagi penguatan pengelolaan Geopark Ranah Minang Silokek ke depan.

“Kita berharap proses evaluasi ini berjalan dengan baik dan seluruh masukan dari tim evaluator nantinya dapat menjadi bahan bagi kita untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pengelolaan geopark,” pungkas Arry. ( H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Duka Pantai Selatan: Lelah Pamong Desa Menjaga Asa

5 September 2026 - 20:29 WIB

Lautan Cahaya Lilin Sambut Bunda Maria di Malaka

2 September 2026 - 22:47 WIB

Bukan Sekadar Sertifikat: Denyut Budaya Sumbar Ada di Tangan Masyarakat

29 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Jangan Tangkap Ikan Kecil, Bongkar Bandar Togel Papua!

29 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Saat Legenda Prambanan Pindah ke Jalanan Subah Batang

22 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Gotong Royong Warga Malaka Kirim Bantuan Gempa Flores

17 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Trending di SOSBUD