Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

SOSBUD ยท 21 Jul 2025 07:46 WIB ยท

Pesona Kebaya Ambarawa: Rayakan Budaya Kebaya Nasional


					Pesona Kebaya Ambarawa: Rayakan Budaya Kebaya Nasional Perbesar

Ambarawa, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Pendopo Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Minggu, 20 Juli 2025, menjadi pusat perayaan Hari Kebaya Nasional ke-2. Ratusan masyarakat berkumpul dalam sebuah acara meriah yang digagas oleh Komunitas Wanita Berkebaya Kabupaten Semarang. Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan ajang pelestarian budaya Nusantara, khususnya dalam memperkenalkan dan mengangkat kembali pesona kebaya sebagai busana tradisional yang sarat makna.

Ketua Komunitas Wanita Berkebaya Kabupaten Semarang, Maria Utami, yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Ambarawa, menegaskan pentingnya kegiatan ini. “Berkebaya adalah bagian dari upaya nguri-uri (melestarikan) kebudayaan Nusantara,” tuturnya dalam sambutan. Pernyataan ini menyoroti bahwa kebaya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan bagian dari warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi.

Senada dengan Maria Utami, Sekretaris Camat (Sekcam) Ambarawa, Niken Prabaningtyas, S.H., menyoroti bahwa pemakaian kebaya melampaui soal penampilan semata. “Berkebaya itu menunjukkan jati diri. Sikap sopan santun melekat dalam setiap helai kebaya yang dikenakan,” ungkap Niken, menekankan bahwa kebaya mencerminkan nilai-nilai kesopanan dan keanggunan budaya timur.

Acara semakin semarak dengan penampilan beragam dari anak-anak perwakilan SMP se-Ambarawa. Mereka menampilkan tarian tradisional, membawakan lagu-lagu berbahasa Jawa, serta memukau penonton dengan fashion show kebaya dari berbagai daerah. Sesi edukatif juga disajikan, menunjukkan cara memakai kebaya secara praktis dan elegan, memberikan nilai tambah bagi para pengunjung.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sekcam Ambarawa, yang kemudian diserahkan kepada Ketua Komunitas Berkebaya. Selanjutnya, tumpeng tersebut diserahkan kepada perwakilan komunitas tari dari Sanggar Centhini, melambangkan semangat estafet pelestarian budaya kepada generasi penerus.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan komunitas penting, termasuk Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Camat Ambarawa beserta jajaran Forkopimcam, Komunitas Kebaya Foundation, Ketua PKK se-Kecamatan Ambarawa, serta berbagai komunitas budaya lainnya seperti Komunitas Tosan Aji, Baruklinthing, Nyi Sejambu, Gajah Sora, Semut Ireng. Komunitas lain seperti Permadani Ambarawa, Komunitas Ambarawa Terkini, dan Sahabat Desa juga turut memeriahkan acara. Semangat berkebaya di Hari Kebaya Nasional ke-2 ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga memperkuat rasa cinta terhadap budaya dan identitas bangsa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pawai 74 Nagari: Saat Budaya Jadi Napas Pembangunan

20 April 2026 - 21:17 WIB

Kebangkitan BKMT Sungai Limau: Dari Masjid Membangun Ekonomi Desa

19 April 2026 - 15:05 WIB

Satu Dekade Bobok Bumbung: Martabat Desa Lewat Bambu

19 April 2026 - 14:18 WIB

Siltap Langsung dari Pusat: PPDI Karangrejo Perkuat Barisan

18 April 2026 - 21:03 WIB

Silat Sumbar: Dari Nagari Menuju Panggung Olimpiade Dunia

13 April 2026 - 13:35 WIB

Sinergi Pers dan Aparat: Jaga Keamanan Parungpanjang Lewat Informasi

12 April 2026 - 21:12 WIB

Trending di SOSBUD