Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 27 Mei 2026 13:30 WIB ·

Sapi Kurban Presiden Prabowo Dongkrak Gengsi Peternak Merangin


					Sapi Kurban Presiden Prabowo Dongkrak Gengsi Peternak Merangin Perbesar

Merangin, Jambi [DESA MERDEKA] Ekonomi sirkular di tingkat desa mendapat panggung utama saat seumur hidup peternak lokal di Desa Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan, berhasil menembus standar kepresidenan. Satu ekor sapi kurban presiden prabowo Subianto berjenis Simental dengan bobot fantastis mencapai 826 kilogram resmi dialokasikan untuk masyarakat di Desa Empang Benao, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin. Menariknya, alih-alih mendatangkan komoditas dari luar daerah, pemerintah memilih menyerap langsung hasil budi daya peternak lokal bernama Irwanto, sebuah langkah out of the box yang langsung memotong jalur tengkulak dan menaikkan kelas peternakan desa.

Prosesi serah terima bantuan kemasyarakatan (Banmas) tersebut dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting langsung dari Ruang MPC Bappeda Kabupaten Merangin. Distribusi daging kurban raksasa ini nantinya akan disalurkan melalui pengurus Masjid Jami’ Nurul Falah, sehingga masyarakat di sekitar masjid dapat merasakan langsung manfaat nyata dari kehadiran negara di wilayah mereka.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Daryanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut kepada warga Merangin.

“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas pemberian sapi Bantuan Masyarakat ini. Sapi tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar masjid,” ujar Daryanto.

Pola pengadaan berbasis produk lokal ini diharapkan menjadi pemantik industri peternakan rakyat di daerah. Daryanto menegaskan bahwa skema ini membuktikan kualitas ternak pelosok Merangin tidak kalah bersaing dengan penyedia skala besar di kota-kota pengumpul.

“Semoga dengan adanya kegiatan Banmas ini akan memacu para peternak lokal untuk terus mengembangkan peternakannya. Kami juga berharap di tahun-tahun mendatang Kabupaten Merangin bisa kembali mendapatkan program bantuan ini,” pungkas Daryanto.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sengketa Lahan Lempuing Jaya dan Sengkarut Arsip Desa

31 Juli 2026 - 20:33 WIB

Nestapa Subari: Sisi Lain Keadilan Restoratif Desa Trangkil

31 Juli 2026 - 07:37 WIB

Minta Maaf Tak Cukup, Sanksi Adat Menanti di Kuranji

30 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menanti Negara Mengakui Batas Administrasi Wilayah Adat Desa Darmo

29 Juli 2026 - 16:27 WIB

Kampus Sumbar Didorong Teliti dan Lestarikan Budaya Minangkabau

27 Juli 2026 - 06:01 WIB

Septiani: Tulang Punggung yang Berpulang di PT PEI HAI

25 Juli 2026 - 14:27 WIB

Trending di SOSBUD